Rabu, 22 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Jepara

Pemkab Jepara Rencanakan Ada Penambahan Hutan Kota Baru

Pemerintah Kabupaten Jepara berencana akan menambah Ruang Terbuka Hijau (RTH) Hutan Kota di depan hutan kota Gelora Bumi Kartini yang sudah ada.

Penulis: Tito Isna Utama | Editor: Catur waskito Edy
TITO ISNA UTAMA.
HUTAN KOTA - suasana hutan kota Gelora Bumi Kartini yang sudah ada. 

TRIBUNJATENG.COM, JEPARA - Pemerintah Kabupaten Jepara berencana akan menambah Ruang Terbuka Hijau (RTH) Hutan Kota di depan hutan kota Gelora Bumi Kartini yang sudah ada.

Demikian yang disampaikan, Pengendalian Pencemaran dan Pemeliharaan Lingkungan Hidup (P3LH) Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Jepara, Nexson HM kepada Tribunjateng, Kamis (2/5/2024).

Dia menjelaskan bahwa saat ini pihaknya sudah melakukan penanam tanamam di tanah seluas sekiranya 3,5 Hektar yang nantinya direncanakan menjadi hutan kota baru.

"Kami kembangkan sekarang ini konsentrasi di hutan kota, depan GBK yang baru, sudah kami mulai beberapa tanaman, harapan kami bisa di tanaman langka," kata Nexson kepada Tribunjateng, Kamis (2/5/2024).

Nexson menjelaskan bahwa untuk penanaman sudah dilakukan sejak akhir tahun 2023.

Sedangkan untuk pembangunan secara fisik pun belum bisa dilakukan.

Menurutnya kontur tanah yang dijadikan sebagai hutan kota baru ini dinilai cukup susah.

"Penanaman sudah mulai dari akhir tahun kemarin. Bukan pembangunan fisik, tapi sudah mulai penanaman, kondisi tanah yang cukup berat, jangan banyak nanam. Kelemahan pas hujan tergenang hampir satu dengkul, nunggu surut dulu untuk nanam lagi," ujarnya.

Untuk target selesai, DLH Jepara tidak bisa menentukan akan selesai kapan, lantaran tanaman saja bisa hidup tanpa pantauan saja bisa sampai 5 tahunan.

"Tidak ada target rampung, lebih bagus sedikit jadi. Terwujud, mikro dulu. Tanaman yakin dan aman lima tahun minimal, kendalanya banyak di sana,baru bisa dikategorikan hidup," jelasnya.

Dia ingin ke depannya hutan kota bisa diakses masyarakat, dengan berbagai fasilitas.

"Seperti penerangan, bisa jadi tempat nyantai, ada wifi, untuk akses area publik yang nyaman, krn akan menjadi tempat masyarakat bisa interaksi di sana," ungkapnya.

Dengan ada rencana ini pun adanya bantuan lebih banyak lagi untuk mendukung terwujudnya hutan kota yang baru.

"Kami masih menunggu karena butuh ekstra biaya, sarpas toilet. Nanti, bukan sekedar vegetasi yang tumbuh untuk kolaborasi dengan PU. Kami jadikan dulu konsep pohon vegetasi jadikan dulu, nanti tinggal pembangunan lebih lanjut," tuturnya.

Di sisi lain, Kepala DLH Jepara, Aris Setiawan mengatakan bahwa ingin hutan kota menjadikan ruang edukasi dan penyerapan udara di wilayah Kecamatan Jepara kota.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved