Berita Cilacap
Harga Bawang Merah Lebih Mahal Daripada Daging Ayam di Cilacap, Selisih Rp 16 Ribu
Harga sejumlah komoditas barang kebutuhan pokok masyarakat (kepokmas) masih tinggi di pasar tradisional Kabupaten Cilacap.
Penulis: Pingky Setiyo Anggraeni | Editor: raka f pujangga
TRIBUNJATENG.COM, CILACAP - Harga sejumlah komoditas barang kebutuhan pokok masyarakat (kepokmas) seperti bawang merah dan bawang putih masih tinggi di pasar tradisional Kabupaten Cilacap.
Seperti contoh di Pasar Karangpucung, Cilacap per hari ini Minggu (5/5/2024) bawang merah dibanderol dengan harga Rp50 ribu perkilogramnya.
Sedangkan komoditas bawang putih dijual dengan harga Rp40 ribu per kilogramnya.
Baca juga: SAH! Harga BBM Terbaru Seluruh Indonesia Mulai Hari Ini Minggu 5 Mei 2024, Cek JAWA BALI DIY
Salah satu pedagang Yanti (53) menuturkan bahwa harga kedua komoditas tersebut masih tinggi sejak lebaran kemarin.
"Memang sejak lebaran kemarin belum turun (read harga bawang merah dan bawang putih), harga masih tinggi," katanya kepada Tribunbanyumas.com
Disebutkan Yanti bahwa biasanya dia menjual bawang merah dengan harga Rp30-40 ribu perkilogram.
Sedangkan untuk bawang putih biasanya dia menjual dengan harga Rp25-30 ribu perkilogram.
Namun menjelang lebaran hingga selesai lebaran saat ini dirinya belum menemui tanda-tanda penurunan harga.
"Dari kulakannya memang sudah tinggi dan belum turun sejak lebaran," ungkapnya.
Meski harga kedua komoditas tersebut bertahan tinggi, namun menurut Yanti harga tersebut tidak mempengaruhi jumlah pembelian di kiosnya.
"Kalau yang komplain tentu banyak kenapa masih mahal begitu, tapi alhamdulillah yang beli masih banyak," ujarnya.
Sama halnya dengan bawang merah dan bawang putih, harga komoditas cabai rawit merah di Pasar Karangpucung pun dinilai masih tinggi yakni berada di angka Rp50 ribu.
Suryati (35) salah satu pembeli mengaku pasrah dengan harga bawang merah yang masih berada di puncak.
Dia berharap pemerintah dapat membuat terobosan dan memberi solusi agar harga kebutuhan pokok bisa normal kembali.
"Kalau harga mahal pasti keberatan, tapi mau gimana lagi namanya kebutuhan. Harapannya pemerintah bisa membantu menurunkan harga," harapnya.
Berbeda dengan harga bawang dan cabai rawit merah yang masih tinggi, harga daging ayam potong justru turun.
Saat ini harga daging ayam potong di Pasar Karangpucung dibanderol dengan harga Rp 34 ribu perkilogram.
Menurut Tirah, pedagang ayam, harga tersebut berangsur turun sejak lebaran kemarin dan sama sekali tidak mengalami kenaikan.
Baca juga: Harga Emas Antam di Semarang Turun Rp 5.000 di Akhir Pekan, Ini Daftar Lengkapnya
"Sejak lebaran terus turun, turunnya sedikit-sedikit. Minggu kemarin 36 ribu rupiah perkilogram sekarang 34 ribu perkilogram," ungkapnya.
Tentu dengan turunnya harga daging ayam membuat permintaan pembeli di lapaknya naik.
Terbukti pukul 09.00 WIB stok dagangan ayam potongnya sudah hampir ludes terjual. (pnk)
| Berkah Iduladha, Jasa Salon Kambing Mang Jaja di Cilacap Kebanjiran Order |
|
|---|
| Hilang Selama 4 Hari, Sugi Triyono Ditemukan Selamat di Gubuk Tengah Hutan Binangun Cilacap |
|
|---|
| Masuk Hutan Bersama Orang Tua, Pemuda di Bantarsari Cilacap Dilaporkan Hilang |
|
|---|
| Didominasi Cuaca Ekstrem, Total 34 Bencana Terjang Cilacap Selama April 2026 |
|
|---|
| Nelayan Kecil di Cilacap Masih Bisa Melaut Paka Solar Subsidi, Stok Dipastikan Aman |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/Pedagang-daging-ayam-potong-di-Pasar-Karangpucung-Cilacap.jpg)