Berita Semarang
Nurandani Hardyanti Teliti Optimasi Pengolahan Limbah Industri Tahu
Limbah industri tahu mendapat perhatian serius Nurandani Hardyanti. Hal itu disampaikannya saat menjalani sidang promosi
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Limbah industri tahu mendapat perhatian serius Nurandani Hardyanti. Hal itu disampaikannya saat menjalani sidang promosi S3 Studi Doktor Ilmu Lingkungan Universitaa Diponegoro.
Mengusung judul disertasi optimasi pengolahan air limbah industri tahu secara terintegrasi acara tersebut berlangsung di Ruang Sidang Utama Gedung TB A, Lantai 1 Sekolah Pascasarjana Universitas Diponegoro J1. Imam Bardjo, SH. No. 5Semarang, Kamis (16/5).
Penelitian ini dilakukan di banyak tempat.
Salah satu pabrik tahu kecil di wilayah Kota Semarang, dijadikan sebagai lokasi sampel.
UPT Laboratorium Terpadu Universitas Diponegoro dan Laboratorium Teknik Lingkungan Fakultas Teknik Universitas Diponegoro berfungsi sebagai tempat pembuatan alat dan bahan, pengujian, dan pelaksanaan penelitian.
Nurandani Hardyanti mengatakan,Pengolahan air limbah industri tahu umumnya menggunakan pengolahan proses tunggal seperti oksidasi Fenton, adsorpsi dengan adsorben biaya rendah, atau membran ultrafiltrasi.
Salah satu teknologi yang dianggap sebagai teknologi kompetitif untuk menghilangkan polutan organik dan inaktivasi mikroorganisme patogen adalah advanced oxidation processes (AOP) atau proses oksidasi lanjutan.
Penelitian pengolahan air limbah industri tahu sudah banyak dilakukan dengan beberapa cara, seperti adsorpsi dengan adsorben biaya rendah dan oksidasi secara kimia. Namun cara tersebut masih memiliki beberapa kelemahan.
Untuk mengatasi masalah tersebut, dilakukan penelitian pengolahan air limbah industri tahu secara terintegrasi dengan menggunakan membran ultrafiltrasi untuk menghasilkan suatu sistem yang lebih efisien dalam pengolahan air limbah industri tahu.
“Oleh karena itu, diusulkan teknik yang lebih efektif dalam pengolahan air limbah industri tahu berdasarkan kinerja proses oksidasi Fenton, adsorpsi dengan adsorben biaya rendah, membran ultrafiltrasi, serta sistem secara terintegrasi (adsorpsi, Fenton dan membran ultrafiltrasi).
Penelitian ini bertujuan nenganalisis karakteristik air limbah industri tahu dari beberapa jenis kedelai pada proses pembuatan tahu.
Kemudian Mengkaji efisiensi penyisihan polutan air limbah industri tahu dengan metode pengolahan adsorpsi menggunakan silika dan granular activated carbon, oksidasi fenton, serta pengolahan secara terintegrasi dengan membran ultrafiltrasi dari dosis optimum pengolahan adsorpsi dan fenton.
Selain itu tujuan lainnya adalah Mengkaji kelayakan ekonomi pengolahan air limbah tahu dengan metode pengolahan adsorpsi menggunakan silika dan granular activated carbon, oksidasi fenton, serta pengolahan secara terintegrasi dengan membran ultrafiltrasi dari dosis optimum pengolahan adsorpsi dan fenton.
Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi alternatif pengolahan air limbah industri tahu dengan sistem pengolahan yang yang efisien membantu perusahaan dalam memenuhi standar regulasi sebagai perusahaan yang bertanggung jawab secara lingkungan.
Berdasarkan hasil pengujian yang telah dilakukan, metode yang paling efektif untuk diterapkan ke masyarakat yaitu teknologi pengolahan limbah yang menggunakan adsorpsi silika. Hal tersebut menjadi pilihan karena pembuatannya yang mudah dan murah, sehingga cocok untuk industri skala kecil.
| Viral Rekaman CCTV: Detik-detik Perampasan Bersenjata di Waroeng Steak Majapahit Semarang |
|
|---|
| BREAKING NEWS: Nenek Wakijem yang Sempat Hilang di Hutan Kalialang Gunungpati Ditemukan Selamat |
|
|---|
| Penerima Bisaroh di Semarang Ditingkatkan Jadi 10.297 Orang Tahun 2026 |
|
|---|
| Perlebar Saluran dan Tambah Pompa Jadi Strategi Pemkot Hadapi Banjir Semarang |
|
|---|
| Bukan Pengeroyokan, Kronologi Kericuhan di Jalan Petek Semarang Libatkan Kakak Beradik Mabuk |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/Nurandani-Hardyanti-setelah-menjalani-sidang-promosi-S3-Stu.jpg)