Pengacara Keluarga Vina Sebut Jumlah DPO Pembunuh Vina Bukan 3 Tapi 4
Tahun 2016, Vina dan kekasihnya Eky, ditemukan tewas dalam kondisi hancur. Awalnya keluarga mengira mereka tewas karena kecelakaan lalu lintas. Eky da
Penulis: Puspita Dewi | Editor: galih permadi
Pengacara Keluarga Vina Sebut Jumlah DPO Pembunuh Vina Bukan 3 Tapi 4
TRIBUNJATENG.COM-Pemerkosaan dan pembunuhan Vina (16) terjadi di jembatan layang Kecamatan Talun, Cirebon, terjadi pada 27 Agustus 2016.
Vina dan kekasihnya tewas dibunuh oleh 11 genk motor. Awalnya, 11 pelaku nembunuh Eky terlebih dahulu. Setelah itu kaki Vina dilindas dan diperkosa 11 pelaku.
Tujuh pelaku telah divonis penjara seumur hidup. Satu pelaku telah bebas lantaran hanya dipaksa ikut-ikutan.
Namun Pengacara keluarga Vina, Putri Maya Rumanti mengungkapkan bahwa sebenarnya terdapat empat orang yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).
Hanya saja entah bagaimana caranya, satu orang DPO tersebut justru malah dihilangkan tanpa ada alasan jelas.
Putri mengungkapkan hal tersebut diketahuinya berdasarkan berkas Berita Acara Pemeriksaan (BAP) salah satu tersangka.
"Sebenarnya tidak hanya 3 (DPO) ya, tapi empat ya di dalam BAP itu."
"Jadi, saya kemarin sempat berbicara dengan kuasa hukum tersangka. Itu sebenarnya dalam BAP itu ada empat (DPO) yang dituangkan (dalam BAP), tapi yang satu dihilangkan, nah yang tiga dijadikan DPO," katanya dalam program Apa Kabar Indonesia Pagi yang ditayangkan di YouTube tvOne pada Senin (20/5/2024).
Sementara, kata Putri, dia memperoleh BAP terkait ada DPO yang diduga dihilangkan ketika bertemu dengan salah satu pengacara terpidana, Jogi Nainggolan.
"Ini yang saya dapatkan keterangannya dari Pak Jogi selaku kuasa hukum tersangka, (kata Jogi) menyampaikan 'Justru ya sebenarnya ada empat orang tersangka, bukan tiga," kata Putri.
Terkait identitas DPO yang diduga dihilangkan dalam BAP, Putri belum mengetahui hal tersebut dari Jogi.
Putri mengatakan bahwa dirinya diminta oleh Jogi agar mempelajari sendiri BAP dari para terpidana.
"Sebenarnya dari pihak pengacara (terpidana) juga tidak mengetahui (identitas) satu orang (DPO) ini dan bahkan empat orang ini juga tidak mengetahui."
"Hanya kenapa yang satu ini dihilangkan dan tiga ini dimasukan (dalam BAP)," ujarnya.
Keluarga Vina Didatangi Pelaku
Seorang pelaku sempat memberi tahu orangtua Vina. Ia mengatakan jika Vina tewas kecelakaan.
Hal itu diceritakan keluarga Vina dalam Podcast Densu, Selasa (14/5/2024).
"Jadi yang ngasih tau tuh pelakunya. Dia datang ke rumah, ngasih tahu, 'Vina kecelakaan. Sekarang posisi di rumah sakit'," cerita kakak Vina.
Mendengar informasi tersebut, sang ayah pun bergegas ke rumah sakit.
"Datang ke rumah sakit, sudah ada Polisi. Polisi bilang kecelakaan," lanjut kakak Vina.
Ayah Vina pun nenyempatkan diri untuk melihat lokasi kecelakaan. Namun tidak ditemukan bekas kecelakaan.
"Di situ benar ada bekas darah, ditutup pasir. Saya cari bekasnya, katanya kan nabrak trotoar sama tiang listrik, tapi tidak ada bekasnya. Trotoar masih utuh, tiang listrik utuh. Motor juga spion utuh, sein utuh. Lecet karena sudah lama," tambah ayah Vina.
"Logikanya kan kecelakaan 5 meter, motor udah hancur,"
"Kita mau nyampein itu tapi belum ada bukti kuat juga, takut juga,"
Kasus tersebut terungkap justru di hari ke-3. Teman Almarhum Vina kerasukan.
"Di hari ke-3 temannya (Vina) kerasukan. Kerasukan di rumah dia sendiri. Saya ditelpon kakaknya, katanya adiknya kerasukan arwah Vina. Ada hal yang mau diungkapin," cerita kakak Vina.
Sebagai informasi, kasus ini viral setelah beredar rekaman suara Vina yang merasuki sahabatnya, Linda dan menceritakan kronologi pembunuhannya.
Vina saat itu berusia 16 tahun.
Ia hendak menikah dengan Eky. Sebelum itu, Vina pernah menolak cinta Egi yang tak lain sahabat Eky.
Vina dikabarkan meludahi Egi hingga membuat Egi kesal. Vina pun dikabarkan diperkosa oleh genk motor Egi dan dibunuh di depan Eky. Kaki Vina dilindas.
Setelah itu, Eky juga dibunuh.
"Salah satunya ada yang suka Vina, temen Eky, namanya Egi. Terus Vina ngeludahin. Dia dendam sama Vina. Terakhir Vina jalan-jalan dari Taman Sumber, terus ada yang ngehajar Eky dari belakang. Motornya jatuh, terus Vina pingsan. Bangun-bangun mata Vina ditutup terus Vina lagi diperkosa,”kata rekaman viral diduga arwah Vina tersebut dilansir dari akun TikTok @adityaseptyan.
"Tangannya dipukul pakai balok, balok gede. Dipukul, tangan Vina patah. Bukan diseret pake motor. Dipukul tangan Vina. Kakinya dilindas.
Pertamanya tuh maunya perkosa aja, tapi karena takut ketahuan jadi kita dibunuh," lanjutnya.
Demikian adalah perkataan kerabat yang dirasuki Vina.
Dari 11 pelaku, 8 sudah ditangkap dan dijatuhi hukuman penjara seumur hidup. Sedangkan Egi, Andika, dan satu nama tersisa hingga kini belum ditangkap.
Beredar rumor jika Egi adalah anak petinggi Polisi. Dikabarkan, Egi saat ini berada di Sulawesi.
Namun Kabid Humas Polda Jabar Kombes Jules Abraham Abast membantah rumor tersebut.
Justru yang anak Polisi adalah Eky.
“Saudara Eky adalah anak dari anggota kami, anggota kepolisian. Artinya justru salah satu korban adalah anak dari anggota kepolisian, bukan pelaku,” tegas Kabid Humas Polda Jabar Kombes Jules Abraham Abast membantah rumor tersebut.
"3 tersangka yang masih DPO dari hasil pemeriksaan, penyidikan baik di Polres Cirebon Kota, di Polda Jabar maupun di persidangan tidak ada yang menyebutkan bahwa identitas 3 orang tersangka yang DPO adalah dari keluarga atau anak anggota kepolisian,”
“7 pelaku dewasa sudah dihukum seumur hidup untuk kasus pembunuhan berencana, sedangkan 1 orang pelaku masih dibawah umur dihukum 8 tahun,” lanjut Abraham Abast
Pada 2017, dari data di Pengadilan Negeri Cirebon, 8 pelaku telah divonis hakim pada 27 Mei 2017 silam.
Mereka adalah Rivaldi Aditya Wardhana, Eko Ramadhani, Hadi Saputra, Jaya, Supriyanto, Sudirman, Andi, Dani, dan Saka Tatal. Akibat kekejian yang telah dilakukan, mereka divonis hakim PN Cirebon pada Mei 2017 dengan hukuman seumur hidup.
Putusan itu jauh lebih ringan dibanding tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) dengan hukuman mati.
Para pelaku secara bersama-sama melakukan perbuatan dengan sengaja dan dengan rencana terlebih dahulu merampas nyawa orang lain.
(*)
pelaku pembunuhan vina
pembunuhan Vina
kronologi pembunuhan vina
genk motor Cirebon
Vina: Sebelum 7 Hari
Vina
Vina Cirebon
| Vina Anju Lestari, Mahasiswi UIN Saizu Ukir Prestasi Nasional di Bidang Fotografi |
|
|---|
| Calon Pengantin di Kendal Kabur H-1 Akad, Ternyata Pergi dengan Penjual Batagor Depan Kantor |
|
|---|
| Viral Calon Pengantin Wanita di Kendal Kabur H-1 Akad Nikah, Dikabarkan Pergi dengan Mantan |
|
|---|
| Ruben Onsu Laporkan Akun Tiktok vina.run karena Fitnah Putrinya, Sosok di Balik Akun: Ibu-ibu |
|
|---|
| Profil Aipda Gugun Gumilar, Polisi yang Pernah Dituding dalam Kasus Vina Cirebon Wafat Mendadak |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/Foto-sejumlah-terpidana-kasus-pembunuhan-Vina-di-Cirebon-Jawa-Barat.jpg)