Lima Tujuan Taruna Tetap Pakai Seragam Lengkap saat ke Mall, Ada Sanksinya
Sering melihat taruna tetap memakai seragam saat berada di Mall atau Bioskop?
Bukan tanpa alasan, Gumilar menyebutkan bahwa kewajiban taruna memakai seragam saat pesiar memiliki beberapa tujuan, yakni:
1. Menunjukan identitas sebagai taruna yang masih mengikuti pendidikan di akademi atau angkatan TNI
2. Memelihara dan membiasakan disiplin dalam berpakaian dan menjaga sikap perilaku sebagai taruna
3. Sebagai alat kendali bagi lembaga dalam memantau kegiatan para taruna saat berada di luar ksatriaan
4. Sebagai tanda taruna senior dan junior serta hierarki dan penghormatan
5. Menjaga dari berbagai macam kenakalan dan pelanggaran oleh taruna selama berada di luar ksatriaan.
Sanksi dan pengawasan
Gumilar melanjutkan, para taruna yang melakukan pesiar atau berada di luar kesatriaan akan mendapatkan pengawasan dari pihak pengasuh taruna.
Menurutnya, taruna yang kedapatan tidak memakai seragamnya akan mendapatkan sanksi.
"Sanksi bagi pelanggaran ketentuan penggunaan gamtar (seragam taruna) adalah kategori pelanggaran ringan," lanjut dia.
Taruna yang melakukan pelanggaran ini akan mendapatkan sanksi berupa teguran serta tindakan fisik yang besifat mendidik atau pembinaan.
Nama taruna tersebut juga akan dicatat dalam Buku Saku Taruna yang nantinya dijadikan pedoman atas nilai kepribadian masing-masing.
Ia menuturkan, pelanggaran itu bisa diketahui, baik dari laporan masyarakat maupun anggota TNI.
"Bisa dari laporan masyarakat atau anggota TNI atau juga dari pengasuh yang melihat langsung (taruna tanpa seragam)," imbuh. (*)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Benarkah Taruna TNI Harus Tetap Pakai Seragam Saat Pergi ke Mal dan Bioskop?"
| "Sudah Persiapan 3 Bulan" Alasan Peserta Tetap Tampil Meski Semarang Night Carnival Dibatalkan |
|
|---|
| "Dia Ngaku Wali dan Keturunan Nabi" Kesaksian Korban Kiai Cabul di Pati |
|
|---|
| Pemerintah Kejar Investasi Timur Tengah, Industri Manufaktur jadi Sasaran |
|
|---|
| Sosok Frans Kongi di Mata Para Pengusaha, Sederhana dan Tak Pelit Ilmu |
|
|---|
| Jepara Ajukan Bantuan 29 LKP ke Kementerian: Kami Butuh Diakui Sebagai Lembaga Vokasi Non-Formal |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/Tiga-taruna-Akmil-terima-penghargaan-di-lapangan-Pancasila-Akmil-Magelang.jpg)