Jumat, 12 Juni 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Banyumas

Begini Cara Mahasiswi Ini Tipu Pedagang di Alun-alun Purwokerto Pakai QRIS Palsu

Modus penipuan menggunakan aplikasi QRIS terjadi di pusat kuliner kaki lima alun-alun Purwokerto. 

Tayang:
Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: muh radlis
Ist. Netizen.
Video netizen saat Humas Paguyuban PKL se-Hati Alun-Alun Purwokerto, Sugiyanto menangkap pelaku penipuan menggunakan aplikasi QRIS terjadi di pusat kuliner kaki lima alun-alun Purwokerto, Minggu (26/5/2024) malam. 

TRIBUNJATENG.COM, PURWOKERTO - Modus penipuan menggunakan aplikasi QRIS terjadi di pusat kuliner kaki lima alun-alun Purwokerto. 


Pelakunya adalah seorang mahasiswi berinisial NIP yang ternyata sudah kerap kali melakukan aksinya. 


NIP berhasil ditangkap setelah sejumlah pedagang kaki lima (PKL) Alun-Alun Purwokerto melaporkan aksi pelaku.


Para pedagang mengaku sering mendapat keluhan terkait pembayaran yang tidak diterima meskipun terlihat seolah-olah sudah dilakukan.


Humas Paguyuban PKL se-Hati Alun-Alun Purwokerto, Sugiyanto mengatakan, mahasiswi tersebut sebelumnya sudah menjadi incaran. 


"Jadi ini memang sudah menjadi incaran orang Alun-Alun, sudah sering kali cuma kan orang-orang tidak memperhatikan. 


Terus kemarin hari Minggu sore, saya dapat keluhan dari anggota bahwa sering terjadi," katanya kepada Tribunbanyumas.com, Senin (27/5/2024). 


Ia mengatakan dalam satu malam kemarin, ada tiga pedagang yang kena tipu. 


Pedagang nasi goreng Rp 15 ribu, pedagang sebelah selatan Rp 25 ribu, dan pedagang es sebesar Rp 87 ribu.


Modus yang digunakan pelaku adalah menunjukkan tangkapan layar (screenshot) QRIS dengan nominal tertentu yang sudah disiapkan sebelumnya. 


Saat melakukan pembayaran, pelaku menunjukkan foto tersebut seolah-olah sudah melakukan transaksi.


"Nah kalau orang yang tidak memperhatikan cuma liat sekilas, kan langsung kena tipu. 


Dan karena semalam penyakitnya (penyakit pelaku) kumat akhirnya anak itu dilarikan ke RS. 


Dan bapaknya yang ninggalin KTP," ungkapnya.
 
Di antara para pedagang yang mengalami kasus penipuan tersebut, ternyata telah mengenali ciri-ciri pelaku. 


Kebetulan ada beberapa orang yang sudah memperhatikan dan diberikan ciri-ciri, dan dihimbau hati-hati. 

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved