PSIS Semarang
PSIS Perpanjang Kontrak Gilbert Agius, Manajemen Beri Tugas Anyar
PSIS Semarang resmi memperpanjang kontrak pelatih kepala musim lalu, Gilbert Agius jelang bergulirnya kompetisi Liga 1 2024/2025
Penulis: Franciskus Ariel Setiaputra | Editor: muslimah
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - PSIS Semarang resmi memperpanjang kontrak pelatih kepala musim lalu, Gilbert Agius jelang bergulirnya kompetisi Liga 1 2024/2025.
Sebelumnya, Gilbert Agius telah melalui 1,5 musim bersama PSIS.
Prestasi terbaiknya tentu pada musim 2023/2024.
Gilbert mampu memutus tren PSIS gonta ganti pelatih sebelum musim berakhir.
Hal ini karena Gilbert mampu menjawab tantangan manajemen Mahesa Jenar untuk membawa PSIS bersaing di level atas.
Baca juga: Kembali dari Masa Peminjaman, Ridho Syuhada Gelandang Muda PSIS Target Tambah Jam Terbang
Pelatih asal Malta ini diperpanjang satu musim ke depan dan jabatannya menjadi manager coach, tidak hanya head coach di tim.
Adapun tugas dari manager coach yakni memimpin tim dan menyusun tim sejak awal mulai dari tim pelatih hingga pemain dalam proses perekrutan.
Kemudian saat kompetisi dimulai, Gilbert juga diberi kewenangan sepenuhnya dalam menyusun program tim.
Gilbert juga telah membagi tugas ke tim kepelatihan untuk melakukan scouting dimana tim scouting asing dipimpin langsung oleh Gilbert dan scouting untuk pemain lokal dipimpin Eko Purdjianto dan Muhammad Ridwan.
"Hari ini kami umumkan bahwa PSIS telah memperpanjang kontrak Gilbert Agius selama satu musim ke depan.
Namun tugasnya tambah yakni menjadi manager coach karena kami mengadopsi bagaimana tim kepelatihan yang ada di Eropa," ujar Chief Executive Officer (CEO) PSIS, Yoyok Sukawi, Rabu (29/5).
"Semoga dengan diperpanjangnya kontrak coach Gilbert dapat membawa PSIS lebih baik karena selama satu setengah musim manajemen menganggap Gilbert mampu membawa PSIS lebih berkarakter dalam bermain," pungkasnya.
Sementara itu, Gilbert Agius dalam kesempatan beberapa waktu lalu mengaku tak mudah menangani PSIS menjalani satu musim kompetisi penuh.
Banyak tantangan yang harus dihadapi Gilbert Agius mulai dari cedera sejumlah pemain, kehilangan striker andalan karena memilih hengkang, PSIS harus menjadi tim musafir, serta isu internal seperti masalah finansial yang sempat beredar.
"Saya sangat bangga jadi pelatih yang bisa menyelesaikan musim dengan penuh. Karena sebelumnya belum ada," ungkapnya.
Lebih lanjut Gilbert juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak dari suporter, pemain bahkan manajemen sekaligus para pewarta yang sudah sama-sama berjuang untuk PSIS Semarang.
"Terima kasih karena sudah berjuang sampai akhir. Musim ini tidak mudah. Terima kasih kepada suporter, player dan manajemen. Saya minta semua suporter percaya pada PSIS yang terus tumbuh dan berproses terutama untuk musim depan," katanya. (*)
Hasil Uji Coba PSIS vs PSMS Berakhir Imbang 1-1, Pelatih Kahudi Wahyu Soroti Tempo Permainan |
![]() |
---|
Sosok Marko Ivanovic Bek Anyar PSIS Semarang, Tinggi Hampir 2 Meter |
![]() |
---|
Hasi Laga Internal Game PSIS Semarang, Doni Sormin Tampil Memukau |
![]() |
---|
Siap Tempur! PSIS Semarang Gelar Peluncuran Tim Akhir Agustus, Kenalkan Skuat dan Jersey Baru |
![]() |
---|
PSIS Semarang Pastikan Sanksi FIFA Akan Diselesaikan |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.