Berita Viral
Devi Masih Hidup Sebelum Tewas Tenggelam 2 Hari dalam Toren: Sembunyi dari Polisi
Devi Karmawan juga masih hidup saat berada di dalam toren air hingga ditemukan tewas membusuk.“Saat terendam atau tenggelam di air, kondisi masih hi
Penulis: Puspita Dewi | Editor: galih permadi
Kapolsek Pondok Aren Kompol Bambang Askar Sodiq menyampaikan, DK adalah bandar yang mengendalikan jaringan narkoba dari salah satu lapas yang dia tidak sebutkan namanya.
“Iya, dari salah satu lapas. Akan kami kembangkan lagi. Ada, lapas. Nanti kalau disebutkan… Janganlah,” ujar Bambang.
“Ya termasuk pengendali dong. Kan dia (DK) mengatur juga,” lanjutnya.
Ditambah lagi, satu pelaku peredaran narkoba Abdul Azis (AA) telah ditangkap sebelum penemuan mayat pria di dalam toren air tersebut.
"Setelah kita lakukan interogasi terhadap AA atau pelaku, pelaku menyampaikan bahwa yang bersangkutan itu mengambil barang diserahkan di rumahnya di D," kata Bambang di Polsek Pondok Aren, Tangerang Selatan, Rabu (29/5/2024).
Bambang menyebut pihak kepolisian sempat mendatangi rumah yang disebutkan pelaku.
Namun, Devi tak lagi ada di kediamannya.
"Saat itu juga petugas Tim Opsnal mengarah ke rumah kosong itu yang awalnya diakui oleh si AA itu rumahnya D itu. Saat itu juga kami kesana pukul 11 malam mengingat di rumah si D ini kosong langsung kita balik kanan, rumah itu dalam keadaan sepi kosong," kata Kompol Bambang Askar Sodiq
Oleh karena itu, Bambang menduga Devi masuk ke dalam toren air karena mengetahui bahwa pihak kepolisian sudah mengetahui keberadaannya.
"Kemungkinan seperti itu, mengingat bawa tersangka menunjukan rumah kosong, lewat rumah DK, kemungkinan yang bersangkutan masih ada reaksi menggunakan sabu, halu dan ketakutan," ujarnya.
Kecurigaan Warga
Warga mulai curiga Devi masuk ke dalam toren air untuk bersembunyi, menghindari kejaran polisi.
Warga yang tak mau disebutkan namanya ini menyebut jika sosok Devi merupakan orang yang cukup terkenal karena kasus hukumnya.
"Bisa jadi lari kesitu, setengah 12 apa polisi dateng, geledah di rumah, gak ada dia, ada keluarga doang, niat mau ngambil dia kali, karena dia udah ketangkep mungkin disebut kali namanya, gatau juga soalnya tengkurep posisinya," pungkasnya.
Karena itulah, warga mulai curiga Devi masuk ke dalam toren air untuk bersembunyi, menghindari kejaran polisi.
"Bisa jadi lari kesitu, setengah 12 apa polisi dateng, geledah di rumah, gak ada dia, ada keluarga doang, niat mau ngambil dia kali, karena dia udah ketangkep mungkin disebut kali namanya, gatau juga soalnya tengkurep posisinya," pungkasnya.
(*)
| Nasib Pilu Balita di Purbalingga, Meninggal Karena Tersedak Jelly, Sumbat Jalan Napas |
|
|---|
| Anand Ketiban Apes, Videokan Pungli di Kudus Berbuntut Panjang, Diperas Oknum Ormas Rp30 Juta |
|
|---|
| Kronologi Kru Sound Horeg Tewas Tersengat Listrik di Pati, Bermula Truk Tersangkut Kabel |
|
|---|
| Geger Oknum DPRD dari PPP Aniaya Wanita di Bandungan Semarang, Zaenudin: Ada Misinformasi |
|
|---|
| Viral di Kudus, Oknum Ormas Peras PKL Es Campur, Minta Uang Damai Rp30 Juta |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/lokasi-toren-kapasitas-1000-liter-berwarna-kuning-di-kampung-babakan-stasiun.jpg)