Selasa, 12 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Slawi

Dongkrak Batik Tegalan Mendunia, Bank Indonesia Tegal Gelar Capacity Building Bagi Perajin Batik

Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Tegal mengadakan Capacity Building Ragam Hias kepada UMKM.

Tayang:
dokumentasi Kantor Perwakilan Bank Indonesia Tegal
Suasana kegiatan saat berlangsung Capacity Building Ragam Hias, Pembendaharaan Desain dan Motif Batik Tegal UMKM Subsisten Kelompok Usaha yang diselenggarakan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Tegal bersama Desa Bengle, Kecamatan Talang, Kabupaten Tegal. Berlokasi di Vannamei Resto, Selasa (4/6/2024). 

TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Tegal mengadakan Capacity Building Ragam Hias, Pembendaharaan Desain dan Motif Batik Tegal UMKM Subsisten Kelompok Usaha, Bersama Desa Bengle, Kecamatan Talang, Kabupaten Tegal, di Vannamei Resto, Selasa (4/6/2024). 

Pada capacity building ini, mengundang narasumber Dosen Teknologi Batik Universitas Pekalongan Zahir Widadi menyampaikan materi tentang batik, dan Pimpinan Cabang PNM (Persero) Tegal Agung Prihantoro, menyampaikan materi tentang pengelolaan keuangan dengan baik.

Baca juga: Perluas Pangsa Pasar, Puluhan Pelaku Usaha Batik Ikut Pelatihan Ekspor di Kota Pekalongan

Kepala KPw BI Tegal Marwadi mengatakan, Bank Indonesia sebagai Bank Sentral terus berupaya memberikan kontribusi terbaik dalam rangka meningkatkan peran UMKM dalam perekonomian. 

Pengembangan UMKM yang dilakukan, diselaraskan dengan bidang tugas Bank Indonesia dan sejalan dengan visi, misi, dan program strategis Bank Indonesia. 

Salah satunya meningkatkan akses keuangan UMKM untuk mendukung stabilitas sistem keuangan.

Berbicara tentang Batik Tegalan, menurut Marwadi, merupakan salah satu warisan budaya Indonesia di wilayah Eks Karesidenan Pekalongan yang kaya akan nilai-nilai sejarah, keindahan motif klasik, dan makna simbolik yang mendalam.

Motif yang dihasilkan memadukan geografis Tegal yakni pesisir pantai utara dan agraris. 

"Melalui capacity building ini, diharapkan semua para pengrajin berkesempatan memahami lebih dalam proses pembuatan desain dan motif batik Tegalan, dari konsepsi dan pengembangan desain.

Sehingga tidak hanya mampu memenuhi selera lokal saja, tapi mampu mengakomodir selera pasar nasional atau bahkan selera internasional," ungkap Marwadi, dalam rilis yang diterima Tribunjateng.com. 

Baca juga: Museum Batik Pekalongan Juga Suguhkan Koleksi Artefak, Ada 4 Arca Temuan Tim Cagar Budaya

Pada kesempatan ini, Marwadi mengajak semua yang hadir untuk memanfaatkan kesempatan sebaik mungkin.

Selain itu, menjadikan setiap momen dalam pelatihan sebagai langkah menuju kesuksesan, dalam melestarikan dan mengembangkan seni batik Tegalan. 

"Melalui kolaborasi dan kerja keras stakeholder terkait dalam hal ini PNM, Pemerintah Kabupaten Tegal, dan Universitas Pekalongan Fakultas Teknik Batik, saya yakin kita akan mampu menghasilkan karya-karya batik Tegalan yang memukau, dan memperkaya khazanah budaya bangsa," kata Marwadi. (dta) 

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved