Jumat, 15 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

kominfo kota pekalongan

Keterampilan Menjahit, Punya Peluang Besar Serap Tenaga Kerja di Kota Pekalongan

Dinperinaker) Kota Pekalongan menyelenggarakan pelatihan kerja keterampilan menjahit di lembaga pelatihan kerja (LPK) A'Nur.

Tayang:
Penulis: Indra Dwi Purnomo | Editor: raka f pujangga
istimewa
Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Dinperinaker) Kota Pekalongan menyelenggarakan pelatihan kerja keterampilan menjahit, di lembaga pelatihan kerja (LPK) A'Nur 

TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN - Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Dinperinaker) Kota Pekalongan menyelenggarakan pelatihan kerja keterampilan menjahit, di lembaga pelatihan kerja (LPK) A'Nur, dan LPK Nisfisano Krapyak.

Kepala Dinperinaker Kota Pekalongan, Betty Dahfiani Dahlan, menjelaskan pelatihan yang digelar secara rutin salah satunya keterampilan menjahit, ditujukan agar masyarakat Kota Pekalongan memiliki keahlian khusus.

Baca juga: Terus Tekan Angka Pengangguran, Pemkab Wonosobo Adakan Pelatihan Kerja

Sebab seperti yang diketahui, saat ini kesempatan kerja yang ada semakin sedikit namun yang membutuhkan kerja semakin banyak.

"Disini, kami memberikan kesempatan masyarakat untuk mempunyai skill supaya mereka punya daya saing. Setelah menyelesaikan pelatihan, kami berikan sertifikat kompetensi juga."

"Harapannya dengan kompetensi, dan sertifikat yang dikantongi menjadi nilai tambah bersaing dalam mencari kerja," kata Kepala Dinperinaker Kota Pekalongan, Betty Dahfiani Dahlan saat melakukan monitoring di LPK A’Nur Landungsari, Kamis (6/6/2024).

Sementara itu, pengelola LPK A’Nur, Mugiono mengatakan, kompetensi menjahit membawa peluang besar, banyak garmen besar, dan wirausaha konveksi mandiri yang tumbuh di Kota Pekalongan.

"Peluang ini yang harus benar-benar dimanfaatkan masyarakat, kita bisa menyiapkan SDM yang mahir menjahit jenis pakaian, baik itu baju resmi atau sehari-hari."

Baca juga: 96 Peserta Ikuti Pelatihan Kerja Disnaker Batang, Siap Hadapi Persaingan di Era Industri

"Saya yakin kalau kita memberikan pelatihan menjahit, SDM Kota Pekalongan bisa memenuhi permintaan yang ada, sehingga tidak perlu lagi membutuhkan tenaga dari luar kota," katanya.

Disampaikan Mugiono, dirinya sudah melaksanakan perjanjian atau MOU dengan sejumlah garmen besar, dan konveksi rumahan dan banyak lulusan pelatihan kerja yang terserap.

"Saya berharap, dengan potensi yang ada dapat lebih banyak menyerap tenaga kerja dan mengurangi angka pengangguran di Kota Pekalongan," ucapnya. (Dro)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved