Senin, 27 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Semarang

2 Ribu Rumah Tangga Lagi di Semarang Nikmati Gas Bumi PGN

PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) terus mendorong penggunaan energi bersih kepada masyarakat di Kota Semarang.

Penulis: Idayatul Rohmah | Editor: Catur waskito Edy
Surya/Ahmad Zaimul Haq
Petugas mencoba kompor yang menggunakan jaringan gas bumi PGN usai pemasangan jaringan di pelanggan kecil usaha katering Melati di kawasan Gubeng Kertajaya, Kota Surabaya, Jawa Timur, Selasa (22/10/2019). Dengan menggunakan jaringan gas bumi PGN diperkirakan usaha itu akan menghemat biaya pengeluaran khususnya bahan bakar yakni sekitar 30 persen dibanding menggunakan bahan bakar sebelumnya. Surya/Ahmad Zaimul Haq 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG -- PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) terus mendorong penggunaan energi bersih kepada masyarakat di Kota Semarang.

Pada akhir Mei 2024, PGN melaksanakan Gas In atau penyaluran baru gas perdana di Semarang sebanyak 2.173 Sambungan Rumah (SR).

PGN bersinergi bersama pemerintah pusat, dalam hal ini Ditjen Migas Kementerian ESDM dalam proyek pengembangan jaringan gas (jargas) rumah tangga, yang ditetapkan sebagai satu Proyek Strategis Nasional (PSN).

Proses Gas In turut disaksikan Direktur Teknik dan Lingkungan Minyak dan Gas Bumi, Dirjen Migas Kementerian ESDM, Noor Arifin Muhammad, didampingi Direktur Infrastruktur dan Teknologi PGN Harry Budi Sidharta, Direktur Komersial PGN Ratih Esti Prihatini, GM SOR 3 Hedi Hedianto, serta Group Head City Gas Project Agung Kusbiantoro.

Direktur Infrastruktur dan Teknologi PGN, Harry Budi Sidharta mengatakan, jargas sebanyak 2.173 SR itu merupakan bagian dari proyek jargas yang sedang dibangun PGN pada 2024.

Dari Januari-Mei 2024 telah terpasang jargas sebanyak 12.000 SR, dan sudah gas in sebanyak 10.600 SR.

Menurut dia, PGN akan membangun total panjang pipa distribusi untuk jargas di 2024 sekitar 2.242 Km di berbagai wilayah Indonesia, termasuk pembangunan serta penyediaan infrastruktur gas di Ibu Kota Negara Nusantara (IKN).

"Dengan dukungan dari pemerintah, pembangunan jargas diharapkan dapat berjalan lancar di berbagai wilayah, dan bisa mencapai target yang ditentukan. PGN juga berkomitmen untuk bersinergi dengan pemerintah atas pembangunan jargas sebagai bentuk upaya meningkatkan bauran energi nasional," katanya, salam siaran tertulis, Minggu (9/6).

Harry menuturkan, PGN mengembangkan jargas dengan skema beyond pipeline untuk memenuhi kebutuhan gas bumi rumah tangga di daerah-daerah yang belum terjangkau pipa gas dan jauh dari sumber gas. Skema beyond pipeline tersebut dilaksanakan di Sleman, DIY dan di IKN yang saat ini sedang dalam proses pembangunan.

“Penambahan jargas rumah tangga di Semarang diharapkan bisa memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Jargas bisa memberikan pengalaman menggunakan energi ramah lingkungan yang praktis, efisien, aman, dan mengalir non-stop 24 jam selama 7 hari,” jelasnya.

Ia menyebut, PGN sebagai Subholding Gas Pertamina terus menjalankan tugas sebagai partner strategis pemerintah dalam menyukseskan pembangunan jargas rumah tangga. Selain bauran energi nasional, jargas rumah tangga juga memberi benefit dalam rangka menekan subsidi energi. (idy)

Baca juga: DPUPR Mulai Mengebut Perbaikan Akses Jalan Menuju 2 Desa Wisata di Blora

Baca juga: Ratusan Takmir Masjid di Banyumas Ikuti Pelatihan Juru Sembelih Halal Jelang Idul Adha

Baca juga: Pertamina Tambah Stok Elpiji Melon Jelang Iduladha

Baca juga: Buka Cakap Publik Speaking di Era Revolusi AI, Pj Bupati Tegal Beri 3 Catatan Pada Pelaku UMKM 

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved