Kudus
1.061 Koleksi Museum Kretek Kudus Diperkenalkan
Sebanyak 1.061 koleksi Museum Kretek Kudus diperkenalkan kepada masyarakat umum.
Penulis: Saiful Ma sum | Editor: rival al manaf
TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Sebanyak 1.061 koleksi Museum Kretek Kudus diperkenalkan kepada masyarakat umum.
Jumlah tersebut merupakan koleksi dari Museum Kretek Kudus yang sudah terinventarisasi dengan baik dari tahun ke tahun.
Koleksi yang ada di Museum Kretek Kudus menjadi daya tarik bagi pengunjung dari berbagai daerah di Indonesia.
Pada, Selasa (11/6/2024), Museum Kretek Kudus dikunjungi perwakilan Biro Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat (BKHM) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, (Kemendikbudristek).
Mereka diperkenalkan tentang sejarah dan peninggalan Nitisemito, seorang produsen rokok dengan merek terkenal Tjap Bal Tiga.
Nitisemito dikenal sebagai saksi sejarah dimulainya produksi rokok di Kabupaten Kudus. Di mana Kudus dijadikan sentra pengolahan tembakau yang diambil dari Temanggung, dan beberapa daerah di eks Karesidenan Kedu.
Sejarah produksi rokok yang dirintis Nitisemito juga menjadi cikal bakal Kudus dikenal sebagai Kota Kretek.
Masa kejayaannya terjadi pada 1914 dengan pemasaran rokok Tjap Bal Tiga mencakup wilayah Jawa, Sumatera, Sulawesi, Kalimantan hingga Belanda.
Namun, perusahaan yang dirintis Nitisemito mulai surut pada 1938 karena konflik internal, serta pecahnya perang dunia II dan masuknya tentara Jepang semakin memperburuk situasi.
Hingga akhirnya perusahaan rokok Tjap Bal Tiga dinyatakan jatuh pailit pada 1953 dan berangsur hilang di pasaran.
Selain itu, rombongan BKHM Kemendikbudristek juga dikenalkan koleksi aneka macam tembakau dan cengkeh yang disimpan di Museum Kretek. Termasuk alat-alat produksi rokok seperti mesin linting zaman dahulu yang kini menjadi bukti sejarah.
Sejumlah tokoh-tokoh wiraswastawan rokok kretek di Kudus juga diperkenalkan kepada pengunjung. Di antaranya, H Ali Asikin, M Atmowijdojo, MC Wartono, dan beberapa tokoh lainnya.
Edukator Museum Kretek Kudus, Novi Noor Hayati mengatakan, saat ini ada 1.061 koleksi di Museum Kretek yang sudah terinventarisasi.
Terbagi dalam enam jenis koleksi, meliputi biologika, etnografika, historika, heraldika, kramologika dan teknologika.
Novi menyebut, koleksi di Museum Kretek Kudus merupakan bukti sejarah di era 1920-an hingga sekarang.
| Bupati Kudus Sam’ani Tandatangani Komitmen Calon Ketua PKB Kudus |
|
|---|
| Inilah Tiga SMK di Kudus yang Terlibat Dalam Tawuran di Dawe, Dipicu Provokasi Medsos |
|
|---|
| Lahan Pertanian di Wonosoco Kudus Tergenang Banjir Setiap Tahun, Butuh Normalisasi Sungai |
|
|---|
| Pemkab Kudus Masih Godok Tata Laksana WFH |
|
|---|
| 202 Penderita Penyakit Kronis di Kudus Kembali terdaftar Sebagai Peserta PBI JKN |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/Rombongan-Biro-Kerja-Sama-dan-Hubungan-Masyarakat-BKHM-Kementerian-Pendidikan.jpg)