Berita Banyumas
Jelang Idul Adha, Kemenag Banyumas Tingkatkan Pemahaman Pentingnya Peran Juleha
Peran Juru Sembelih Halal (Juleha) sangatlah penting dalam prosesi penyembelihan hewan kurban.
Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: muh radlis
TRIBUNJATENG.COM, PURWOKERTO - Peran Juru Sembelih Halal (Juleha) sangatlah penting dalam prosesi penyembelihan hewan kurban.
Karena banyak ternyata diantara para warga yang melakukan tata cara penyembelihan tidak seharusnya.
Ketua Kemenag Banyumas, Ibnu Assadudin mengatakan muncul keresahan masyarakat apakah betul daging yang dijual di pasar itu halal.
"Tentu masyarakat yang beli menganggap halal karena tidak tau prosesnya.
Sehingga daging yang dijual di pasar dianggap halal, tapi belum tentu.
Maka dari itu kita adakan kursus Juleha bagi para pemotongan hewan dari tambak hingga lumbir agar tahu tata cara yang halal," katanya kepada Tribunbanyumas.com, Selasa (11/6/2024).
Apabila sudah maka nanti akan dipasang sebuah stiker yang menunjukan rumah pemotongan tersebut sudah halal.
"Ini nanti akan ditempel stiker halal kalau sudah ada berarti halal," katanya.
Terkait juru sembelih halal apabila soal kebutuhan tergantung dari masing masing wilayah dan masyarakat.
"Peserta bukan hanya juru sembelih tapi masyarakat umum juga boleh.
Sudah hampir 50 kali diadakan pelatihan sejak 2023 hingga 2024," katanya.
Terkait persiapan Idul Adha salat akan dilaksanakan di alun-alun.
Soal ketersediaan hewan kurban pihaknya mengatakan insyallah aman dari segi kesehatan.
Kemenag memprediksi jelas akan peningkatan hewan kurban, karena pada masa Covid 19 saja peningkatannya 20 persen.
| Ribuan ASN Banyumas Didorong Jadi "Orang Tua Asuh" Bagi Pekerja Rentan Melalui Salin Aslimas |
|
|---|
| May Day, Buruh di Purwokerto Keluhkan Harga Sembako Mahal |
|
|---|
| May Day di Alun-alun Purwokerto, Polresta Banyumas Siagakan Personel Sejak Pagi |
|
|---|
| Pedagang Sembako di Purwokerto Heran Minyak Bersubsidi Langka Usai Harga Minyak Goreng Mahal |
|
|---|
| Harga Minyak Goreng di Pasar Purwokerto Naik, Tembus Rp 23 Ribu per Liter |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/Kepala-Kemenag-Banyumas-Ibnu-Assadudin-saat-ditemui-Tribunbanyumas.jpg)