Jumat, 1 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Banyumas

May Day, Buruh di Purwokerto Keluhkan Harga Sembako Mahal

May Day atau Hari Buruh menjadi peringatan tahunan yang diperingati setiap tanggal 1 Mei

Tayang:
Penulis: Fajar Bahruddin Achmad | Editor: muslimah
TRIBUN JATENG/Fajar Bahruddin Achmad
TOKO SEMBAKO- Seorang warga sedang membeli kebutuhan pokok di toko sembako Pasar Manis Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jumat (1/5/2026). 

TRIBUNJATENG.COM,PURWOKERTO- May Day atau Hari Buruh menjadi peringatan tahunan yang diperingati setiap tanggal 1 Mei.

Peringatan ini tak hanya diperingati oleh buruh, tetapi juga oleh pemerintah pusat dan pemerintah daerah.

Sejumlah kegiatan bahkan diadakan untuk merayakan dan menyenangkan para buruh.

Tetapi kesenangan itu tak dirasakan oleh Zaenal (36), seorang buruh di Purwokerto, Kabupaten Banyumas

Baginya, May Day atau Hari Buruh hanya seremonial dan kesenangan sesaat, tetapi tidak menyelesaikan persoalan ekonomi buruh.

Baca juga: Detik-detik Mobil Kepala Dinas Tabrak Siswa SD Lagi Jajan, 1 Tewas Lainnya Masuk Kolong dan Terbawa

"Saya bimbang tidak tahu harus senang atau sedih. Karena di tengah banyaknya kebutuhan ekonomi, gaji buruh di Banyumas hanya Rp 2,4 juta (UMK, red)," katanya kepada tribunbanyumas.com, Jumat (1/5/2026).

Zaenal mengatakan, besaran UMK tersebut idealnya hanya untuk satu orang, tetapi berat jika untuk menghidupi istri dan anak.

Belum lagi kebutuhan pokok selalu mengalami kenaikan, harga beras Rp 14.500 per kilogram, telur Rp 25 ribu- Rp 27 ribu per kilogram, dan kebutuhan lain.

"Harga kebutuhan trus mengalami kenaikan, tetapi gaji buruh kenaikan dalam setahun bisa dihitung," ungkapnya. 

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Banyumas, pengeluaran satu orang dalam sebulan mencapai Rp 1.323.903.

Pengeluaran tersebut untuk kebutuhan makan dan minum serta untuk kebutuhan rumah tangga.

Tetapi belum terhitung untuk biaya kesehatan ataupun pendidikan anak 

Kemudian untuk pengangguran terbuka juga masih cukup tinggi, di angka 64.073 jiwa pada tahun 2025.

Mengalami peningkatan dibandingkan tahun 2024 sebanyak 60.940 jiwa dan tahun 2023 sebanyak 58.727 jiwa.

Beberapa kebutuhan pokok terpantau masih cukup tinggi di moment May Day.

Seorang pedagang, Narsem (63) mengatakan, beberapa kebutuhan yang masih tinggi seperti gula pasir Rp 18 ribu per kilogram dan minyak Rp 23 ribu per liter.

Sedangkan untuk telur Rp 24.500 per kilogram dan beras Rp 14.500 per kilogram. 

"Yang sedang dikeluhkan minyak goreng, pembeli pada komplain. Kenapa harganya mahal," ungkapnya. (fba)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved