Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Beirta Viral

"Suruh Digugurin" Kisah Pilu Siswi SMP Jadi Orangtua Tunggal Setelah Dihamili Anak Polisi

Kisah pilu dialami seorang siswi SMP yang dihamili oleh anak dari seorang oknum polisi. Ia kini harus mendapati kenyataan jadi orangtua tunggal.

Editor: rival al manaf
Istimewa
Siswi SMP kelas 2 diduga dihamili anak oknum polisi mengadu ke Perisai Kebenaran Nasional. 

Kejadian hubungan badan itu terjadi saat dirinya bermain ke rumah kekasihnya itu.

Namun, ia mengaku tidak pernah ditegur oleh ayah kekasihnya itu.

"Enggak pernah," kata siswi SMP itu.

Ketika korban hamil, sang kekasih justru meminta agar kandungannya digugurkan saja.

Pria berkemeja putih itu lalu bertanya kepada ibunda korban.

"Sama kita datang ke rumahnya secara baik kan ya. Ketika kita minta pertanggungjawaban, jawabannya sama suruh digugurin," kata ibunda korban.

Ibunda korban mengatakan oknum polisi tersebut hanya ingin bertanggungjawab atas materi saja.

Namun, hal tersebut hanya sebatas ucapan hingga korban melahirkan seorang anak.

"Pernah enggak dibeliin susu?" tanya pria berkemeja putih.

"Boro-boro," jawab ibu korban.

"Pernah enggak minta maaf?" tanya pria itu lagi.

"Enggak," jawab ibu korban.

Pria berseragam putih itu lalu meminta kepada Kapolda Metro Jaya agar menindaklanjuti kasus yang menimpa siswi SMP tersebut.

Ia juga mengaku akan membuat laporan ke polisi.

"Dalam kesempatan ini, saya mau menyampaikan, yang terhormat Bapak Kapolda Metro Jaya ada oknum polisi di wilayah jajaran Polres Metro Bekasi Kota, dan kepada bapak Kapolres juga saya mohon bahwa anak ini SMP kelas 2 14 Tahun mendapat sebuah perlakuan yang tidak patut dari oknum aparat kepolisian dimana dia hamil diluar pernikahan dan dibawah umur."

"Sudah ngomong ke oknum polisi tersebut namun seperti sok jagoan merasa dirinya mampu. Hari ini kita buat laporan ke polres," katanya.

(*)

 

Artikel ini telah tayang di Tribun-Medan.com dengan judul Janji Palsu Oknum Polisi ke Siswi SMP Usai Dihamili Anaknya, tak Dibiayai, Ortu Korban: Sok Jago, 

Sumber: Tribun Jateng
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved