PSIS Semarang
Alberto Garcia berharap kondisi fisik pemain PSIS bisa capai peak performance saat memulai Liga 1
PSIS Semarang beberapa hari lalu resmi memperkenalkan pelatih fisik asal Spanyol, Alberto Garcia untuk menghadapi kompetisi Liga 1 2024/2025.
Penulis: Franciskus Ariel Setiaputra | Editor: Catur waskito Edy
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG -- PSIS Semarang beberapa hari lalu resmi memperkenalkan pelatih fisik asal Spanyol, Alberto Garcia untuk menghadapi kompetisi Liga 1 2024/2025.
Pasca diperkenalkan, Alberto telah memulai pekerjaannya di tim Mahesa Jenar pada awal pekan ini.
Saat ditemui dalam latihan, Alberto mengungkapkan, ia sudah memiliki rencana bersama tim pelatih untuk meningkatkan kondisi fisik para pemain selama masa persiapan Liga 1.
Kurang lebih satu bulan sebelum kick off, Alberto menyebut, setiap pekan porsi latihan fisik akan terus ditingkatkan untuk mencapai level fisik terbaik (peak performance).
"Saya memulai dengan beberapa konsep, pastinya kita akan mulai secara bertahap setiap pekan. Programnya untuk bisa mencapai fisik pemain dalam kondisi yang terbaik saat memulai Liga nanti," kata Alberto, Rabu (3/7/2024).
Lebih lanjut, Alberto mengatakan menjaga kondisi fisik pemain sangat penting agar para pemain tidak mengalami cedera.
"Target utama saya bagaimana agar pemain tidak rawan mengalami cedera, tentu saya juga akan komunikasi dengan dokter dan tim pelatih untuk melihat setiap kemampuan para pemain. Saya berharap pemain dalam kondisi baik menghadapi kompetisi," ujarnya.
Pelatih fisik berusia 33 tahun ini didatangkan karena dianggap manajemen dan tim pelatih sesuai kriteria yang dibutuhkan oleh PSIS.
Selain itu, walaupun masih muda, Alberto Garcia telah memiliki pengalaman sebagai pelatih fisik seperti di Akademi Getafe, Akademi Atletico Madrid, dan terakhir menjadi pelatih fisik di klub kasta tertinggi Liga Azerbaijan, Turan Tovuz.
Di Turan Tovuz, Alberto Garcia tak hanya menjadi pelatih fisik. Di klub tersebut, ia juga mengajarkan sport science di klub, dan menjadi injury trainer untuk pemain.
Selain memiliki lisensi kepelatihan, Alberto Garcia telah banyak mengenyam pendidikan di bidang sport science dan saat ini telah menyelesaikan pendidikan S3 atau doktoral di University of Vigo, Spanyol.
Bergabung ke PSIS merupakan karir kepelatihan keduanya di luar Spanyol.
"Sepakbola dimanapun pasti sama, tentunya adaptasi tetap diperlukan di tempat baru seperti agama, cuaca yang berbeda di Spanyol. Sebelumnya saya pernah berkarir di luar Spanyol seperti Azerbaijan, ini karir kedua saya di luar Spanyol, tentunya saya akan belajar lagi beradaptasi dengan tim dengan baik," kata Alberto. (*)
Baca juga: Amalan-amalan Sunnah Bulan Muharram 1446 Hijriah
Baca juga: Ayu Ting Ting Bungkam Sampai Ayah Rozak dan Umi Kalsum Pulang Haji, Tutupi Masalah dengan Fardhana
Baca juga: Irjen Pol Ahmad Luthfi Terima Penghargaan Indonesia Most Inspiring And Valuable Figure 2024
Baca juga: Kunci Jawaban Kelas 3 SD Tema 8 Subtema 1 Halaman 28 30 35 38 40 45 47 50 Hari Kemerdekaan Indonesia
Hasil Uji Coba PSIS vs PSMS Berakhir Imbang 1-1, Pelatih Kahudi Wahyu Soroti Tempo Permainan |
![]() |
---|
Sosok Marko Ivanovic Bek Anyar PSIS Semarang, Tinggi Hampir 2 Meter |
![]() |
---|
Hasi Laga Internal Game PSIS Semarang, Doni Sormin Tampil Memukau |
![]() |
---|
Siap Tempur! PSIS Semarang Gelar Peluncuran Tim Akhir Agustus, Kenalkan Skuat dan Jersey Baru |
![]() |
---|
PSIS Semarang Pastikan Sanksi FIFA Akan Diselesaikan |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.