Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Kecelakaan

Kronologi Kecelakaan Truk di Perbatasan Semarang Ungaran

Kasatlantas Polres Semarang, AKP Arpan mengimbau kepada para pengguna jalan untuk berkendara dalam kondisi fisik yang prima.

Penulis: Reza Gustav Pradana | Editor: rival al manaf
reza gustav
Kecelakaan melibatkan sebuah truk bermuatan papan kayu di Jalan Perintis Kemerdekaan, dekat persimpangan Taman Unyil, Ungaran Barat, Kabupaten Semarang pada Kamis (4/7/2024) pagi. 

TRIBUNJATENG.COM, UNGARAN - Kasatlantas Polres Semarang, AKP Arpan mengimbau kepada para pengguna jalan untuk berkendara dalam kondisi fisik yang prima.

Hal itu dia ungkapkan saat menanggapi kecelakaan yang terjadi di Jalan Perintis Kemerdekaan, dekat persimpangan Taman Unyil, Ungaran Barat, Kabupaten Semarang pada Kamis (4/7/2024) pagi.

Dalam kecelakaan itu, sebuah truk bermuatan kayu menabrak median jalan hingga terguling di jalur menuju arah Kota Semarang, dekat gapura batas kota.

Penyebab kecelakaan yaitu sopir truk, Suwarno (33) yang mengaku menyetir dalam kondisi mengantuk.

“Baik pengendara roda dua, roda empat atau lebih sebaiknya beristrahat di lokasi aman untuk rehat sejenak.

Hal itu diperlukan apabila sopir merasa kurang fit atau mengantuk,” tegas AKP Arpan.

Sementara itu, di lokasi kejadian, Suwarno mengaku bahwa dirinya menyetir dari Kebumen menuju Kota Semarang sejak Rabu (3/7/2024) malam.

Selama perjalanan, dia sempat beristirahat di wilayah Ambarawa namun tidak tidur.

“Saya tidak menyadari hingga menabrak median jalan sampai terguling ke kiri.

Saya mengantuk, padahal saya sudah berusaha nyetir sambil nyemil makanan agar tidak ngantuk,” kata Suwarno.

Dia tidak mengalami luka apapun setelah truk yang dia kemudikan terguling.

Tidak ada kendaraan lain yang terlibat dalam kecelakaan tersebut.

Polisi mengevakuasi truk yang terguling menggunakan mobil crane.

Truk dievakuasi pada sekitar pukul 07.00 WIB.

Polisi juga memberlakukan contra flow dan kendaraan menuju arah Kota Semarang menggunakan jalur berlawanan arah.

Arus lalu lintas sempat padat merayap di kedua jalur sepanjang sekitar 300 meter.

Selain pecahan komponen truk, terdapat juga solar yang tumpah ke jalan.

Pemadam kebakaran dikerahkan untuk membersihkan jalan dari tumpahan solar tersebut.

Mereka menggunakan bubuk deterjen dan menyemprotkan air agar jalan bersih dari solar dan bisa kembali dilewati kendaraan umum. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved