Berita Blora
Begini Sudut Pandang Sedulur Sikep Melihat Pilkada
Namun, saat berbicara pemilu yang ada di Indonesia, menurut Gunretno ada yang perlu dievaluasi
Penulis: M Iqbal Shukri | Editor: muslimah
TRIBUNJATENG.COM, BLORA - Sedulur Sikep (penganut ajaran Samin Surosentiko) memiliki pandangan tersendiri terkait Pilkada.
"Sebenarnya dari mbah-mbah dulu, pemilu kan, itu pemilihan umum, umum-umumnya orang memilih itu kan, pria memilih perempuan, dan itu kan sudah dilakukan oleh sedulur sikep," kata, salah seorang tokoh sedulur sikep asal Pati, Gunretno, saat ditemui usai sarasehan budaya di Pendopo Kabupaten Blora, Selasa (9/7/2024).
Lebih lanjut, menurut Gunretno, jika dikaitkan dengan kepemimpinan, keluarga termasuk sebagai negara kecil.
"Kalau membahas tentang kepemimpinan, di keluarga itu lah sudah membentuk suatu negara kecil, nah kepemimpinannya di situ," jelasnya.
Namun, saat berbicara pemilu yang ada di Indonesia, menurut Gunretno ada yang perlu dievaluasi.
"Dengan dipaksakan memilih pemimpin jalur pemilu, seringkali yang dipilih tidak amanah dari mandat rakyat, menurut saya rakyat Indonesia, seharusnya mengevaluasi ini," jelasnya.
Menurut Gunretno sampai saat ini sosok yang telah dipilih rakyat dan menduduki kursi legislatif, atau pun eksekutif, belum sepenuhnya mampu menyelesaikan permasalahan yang dihadapi rakyat.
"Pada faktanya ketika kita ikut memilih dan mewakilkan orang-orang di legislatif, eksekutif, mau pun yudikatif, juga belum bisa menyelesaikan masalah yang dihadapi masyarakat, terutama tidak hanya konstitusi, tetapi masyarakat petani wong cilik," jelasnya.
Oleh karena itu, menurut Gunretno, salah satu hal yang perlu dievaluasi yakni harus teliti saat memilih.
"Kalau bagi saya, ketika memilih pun, diperlukan ketelitian, biar bisa membedakan mana yang kurang pas, dan yang pas jangan mudah terkena pengaruh," paparnya.(Iqs)
| Pemkab Blora Dukung Program Koperasi Merah Putih untuk Perkuat Ekonomi Desa |
|
|---|
| Jembatan Garuda di Desa Kapuan Rampung Dibangun, Hubungkan Kapuan–Cabean dan Akses Bandara Ngloram |
|
|---|
| Puluhan Bidang Lahan untuk Proyek Bendungan Cabean Blora Belum Bebas |
|
|---|
| Syarat Pendidikan Calon Kades Lebih Rendah dari Perangkat Desa, Ini Penjelasan Dinas PMD Blora |
|
|---|
| Truk Pengangkut Tebu Parkir Sembarangan, Dinrumkimhub Blora Tegur Pengusaha |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/Salah-seorang-tokoh-sedulur-sikep-asal-Pati-Gunretno-saat-sambutan.jpg)