Sabtu, 25 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Semarang

Riasan Pengantin Barbie Look, Jadi Primadona di Aura Make Up

Riasan pengantin kini semakin variatif seiring dengan perkembangan bisnis makeup artist (MUA) di antaranya tema Barbie Look.

|
Penulis: Idayatul Rohmah | Editor: raka f pujangga

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Riasan pengantin kini semakin variatif seiring dengan perkembangan bisnis make up artist (MUA) dan minat masyarakat terhadap jasa di bidang tata kecantikan.

Penyedia jasa tata rias pun berlomba-lomba memberikan tampilan make up semenarik mungkin untuk mememuhi permintaan konsumen dan menjangkau banyak segmen.

Begitu seperti yang diungkapkan Zulaikah, pemilik jasa MUA bernama Aura.

Baca juga: Viral Tansformasi Kakek Jadi Idol K-Pop Berkat Riasan Cucunya

Yuli, sapaannya mengatakan, di tengah persaingan bisnis MUA yang semakin ketat, pihaknya berupaya menghadirkan tampilan tata rias yang lebih beragam sesuai permintaan konsumen.

"Kami ikuti permintaan client, jadi ada yang minta pakem (tradisional) dan ada juga yang look 'tampilan' lain.

Kalau sekarang ini (permintaan) lebih ke semi Barbie Look," kata Yuli di sela gelaran fashion show acara Wedding Expo Java Supermall Semarang, Sabtu (13/7/2024) malam.

Yuli menjelaskan, pada fashion show tersebut Aura Make Up menghadirkan lima tema busana pengantin untuk diperagakan para model.

Kelima tema busana tersebut yakni paes Solo, paes ageng Jogja Putri, adat Sunda, Modern Hijab, dan adat Bali.

Menurutnya, kelima tema tersebut menarik untuk ditampilkan dan di antaranya menjadi pilihan konsumen terbanyak di Aura.

Di sisi lain, dia menjelaskan, fashion show digelar ini juga sebagai ajang untuk menunjukkan tampilan terbaik dari jasa MUA.

Baca juga: Alasan MUA Sangat Yakin Pengantin yang Diriasnya Perempuan Jadi-jadian: Saya Kaget Juga

Di samping itu juga untuk menggaet masyarakat yang ingin mencari jasa MUA untuk melangsungkan pernikahan.

Yuli mengatakan, di Aura sendiri, saat ramai-ramainya mampu melayani hingga 60 konsumen dengan daerah bervariasi seperti Semarang, Demak, Kudus, Jepara, Purwodadi, Solo, Pekalongan, Blora, dan Yogyakarta.

"Tahun ini ramai banget, terutama saat Idul Adha kemarin, sampai 60 customer. Kalau untuk sekarang, kebetulan sedang memasuki suro memang biasanya sepi. Tapi setelah suro, job Alhamdulillah lumayab banyak. Kalau untuk pameran sekarang ini, kebanyakan untuk (pesanan) tahun 2025," jelasnya. (idy)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved