Berita Regional
Inilah Sosok Sandi, Petugas Damkar Yang Berani Pamer Peralatan "Bobrok" di Kantornya
Inilah sosok Sandi, seorang petugas pemadam kebakaran (Damkar) memamerkan peralatan bobrok di kantornya.
TRIBUNJATENG.COM, DEPOK - Viral seorang petugas pemadam kebakaran (Damkar) memamerkan peralatan bobrok di kantornya.
Video tersebut viral di media sosial dan mendapatkan banyak respons dari warganet.
Termasuk Wakil Wali Kota Depok Imam Budi Hartono (IBH) yang merespons video viral anggota pemadam kebakaran (Damkar) Depok itu
Baca juga: Pria 60 Tahun Datang ke Damkar Yogya, di Alat Kelaminnya Ada 5 Cincin
IBH menilai, permasalahan yang ada di dalam lembaga tidak selayaknya dibawa ke luar karena hal tersebut berkaitan dengan etika.
“Kami berharap kalau ada masalah, tidak usah dibawa keluar karena ini kan memang lembaga, sebaiknya memang diselesaikan di dalam dulu,” kata IBH kepada awak media, Senin (22/7/2024).
“Apalagi sudah digaji oleh negara, digaji oleh Pemerintah Kota Depok, sebaiknya sesuatu yang kurang di dalam, kita perbaiki bersama-sama. Jangan dibuat dikeluarin ya,” sambungnya.
Terkait kerusakan gergaji mesin yang diviralkan, IBH memandang cukup menyelesaikannya dengan koordinasi yang baik.
Terlebih selama ini, Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Depok yang ditugaskan untuk menangani pohon tumbang.
“Kemarin yang diviralkan alat untuk memotong pohon, kan motong pohon enggak cuma di damkar, jadi kalau ada kesulitan di damkar, kita koordinasi dengan DLHK,” ujarnya.
Viral di Sosmed
Sebelumnya, Aksi anggota pemadam kebakaran (Damkar) Kota Depok ‘room tour' memamerkan kerusakan sarana prasarana (Sarpras) viral di sosial media (sosmed).
Pria yang mengenakan seragam Damkar berwarna biru lengkap dengan sepatu pantofel hitam itu menunjukkan sejumlah peralatan yang rusak.
Petugas Damkar itu memperlihatkan gergaji mesin yang rusak hingga rem tangan mobil yang blong tidak berfungsi dengan baik.
"Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh, selamat datang room tour di kantor Pemadam Kebakaran Kota Depok. Ya, silahkan untuk warga masyarakat Kota Depok, saya mohon maaf sekali. Setiap ada telepon di UPT kami dan UPT-UPT lainnya mengenai pohon tumbang. Bukan kami tidak mau mengerjakan, tapi sensor kami rusak," kata petugas Damkar itu, dikutip Jumat (19/7/2024).
"Ya, kami sudah bikin nota dinas berbulan-bulan yang lalu, tapi belum dibenahi. Mohon maaf untuk warga Kota Depok," sambungnya.
| Kisah Tukang Becak Angkut Bupati Berharap Dibayar Rp100 Ribu Kecele Ternyata Cuma Dapat Rp25 Ribu |
|
|---|
| Dua Bocah Tewas Tenggelam di Kolam Bekas Galian, Polisi: Ada Pasir Isap |
|
|---|
| Dodi Tewas Dianiaya Setelah Dituduh Curi Buah Matoa, Ayah: Anak Saya Diperlakukan seperti Binatang |
|
|---|
| Lapor Pelecehan Seksual Malah Dibui, Kisah Pilu Pegawai Magang BUMN yang Terjerat UU ITE Atasannya |
|
|---|
| Danke Rajagukguk Diperiksa Kejagung Buntut Kasus Amsal Sitepu, Ini Sosok Penggantinya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/Viral-petugas-Damkar-Depok-pamer-peralatan-rusak.jpg)