Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

UIN SAIZU Purwokerto

Tim Itjen Kemenag Beri Pendampingan Manajemen Kelembagaan Halal Center UIN Saizu

Mereka akan melakukan mengevaluasi mendampingi Halal Center UIN Saizu hingga akhir Juli 2024 mendatang.

istimewa
Tim Inspektorat Jenderal Kementerian Agama (Itjen Kemenag) melaksanakan Evaluasi Manajemen Kelembagaan Halal di UIN Profesor Kiai Haji Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto. 

TRIBUNJATENG.COM - Tim Inspektorat Jenderal Kementerian Agama (Itjen Kemenag) melaksanakan Evaluasi Manajemen Kelembagaan Halal di UIN Profesor Kiai Haji Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto. Mereka akan melakukan mengevaluasi mendampingi Halal Center UIN Saizu hingga akhir Juli 2024 mendatang.

Kedatangan Tim Itjen dikomandani Ade Sugianto selaku Pengendali Teknis, Fathurochman selaku Ketua Tim, Erfan dan M. Fatah El Hidayat selaku Anggota Tim. Mereka disambut hangat Rektor UIN Saizu Purwokerto, Profesor Ridwan di Ruang Sidang Senat, Gedung Rektorat Lantai 2, Senin (22/7/2024).

Turut mendampingi Rektor, Wakil Rektor I Profesor Suwito, Wakil Rektor II Profesor Sulkhan Chakim dan Wakil Rektor III Profesor Sunhaji. Hadir pula Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Profesor Ansori, Ketua Satuan Pengawas Internal, Profesor Rohmad, serta Sejumlah Pengurus Halal Center UIN Saizu.

Rektor UIN Saizu Purwokerto, Profesor Ridwan menginginkan Halal Center UIN Saizu kedepan semakin kuat. Karena Halal Center memiliki peranan penting, seperti halnya kaitannya edukasi jaminan produk halal (JPH) kepada masyarakat luas dan pelaku usaha, khususnya pelaku usaha mikro dan kecil (UMK).

Halal Center juga dapat melaksanakan berbagai penelitian, pelatihan dan pengembangan produk halal. Selain membentuk halal center, perguruan tinggi dapat berperan dalam sosialisasi dan edukasi JPH, pendirian LPH, penyiapan SDM di bidang halal, pengembangan riset di bidang halal, dan lainnya.

"Lembaga Pemeriksa Halal (LPH) atau Halal Center ini menjadi sangat strategis. Apalagi kita menjadi salah satu satker dengan pola Badan Layanan Umum (BLU). Salah satu yang bisa memperkuat pendapatan kampus, melalui proses-proses sertifikasi halal yang dilakukan secara maksimal," tutur dia.

Sementara itu, Pengendali Teknis Tim Itjen Kemenag, Ade Sugianto mengatakan, program Halal menjadi hal yang strategis. Jadi pihaknya berupaya melakukan penguatan Halal Center UIN Saizu Purwokerto. Di sejumlah kampus,
LPH atau LP3H memiliki peranan besar menyumbang sumber pendapatan.

Bahkan, perolehan LPH atau LP3H, ada yang menjadi sumber pendapatan kedua setelah uang kuliah tunggal (UKT). LPH menjadi pusat pelatihan halal. Karenanya, LPH bisa menyelenggarakan berbagai pelatihan-pelatihan yang bisa menjadi sumber-sumber pendapatan BLU.

Saat ini diakui masih ada fenomena, pelaku usaha yang sudah mendaftarkan produk halal, tetapi tidak memperpanjang. Jadi LPH memiliki paranan penting dalam melakukan pemeriksaan dan pengujian terhadap produk yang akan disertifikasi halal.

Secara praktis, LPH akan melakukan persiapan audit mulai dengan memeriksa formulir pendaftaran dan dokumen pendamping, mengatur jadwal audit, menunjuk auditor, hingga membuat laporan hasil audit. Pihaknya akan mengevaluasi dan mendampingi Halal Center UIN Saizu Purwokerto sepekan kedepan.

Sumber: Tribun Jateng
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved