Berita Blora
Angka Stunting di Blora Turun, Bupati Arief Rohman: Terimakasih Semuanya
Bupati Blora Arief Rohman mengucapkan terimakasihnya kepada semua stakeholder, terkait angka penurunan stunting di Kabupaten Blora.
Penulis: M Iqbal Shukri | Editor: raka f pujangga
TRIBUNJATENG.COM, BLORA - Bupati Blora Arief Rohman mengucapkan terimakasihnya kepada semua stakeholder, terkait angka penurunan stunting di Kabupaten Blora.
Arief menyebut stunting di Kabupaten Blora turun di angka 21,2 persen.
Baca juga: Tingkatkan Kualitas SDM, BKKBN dan DPP LDII Tandatangani MoU Cegah Stunting
"Hasil Studi Status Gizi Indonesia (SSGI) tahun 2022 angka stunting di Kabupaten Blora di angka 25,8 % ,"
"Alhamdulillah di tahun 2023 berdasarkan Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023, stunting kita turun 4,6 % , sehingga menjadi 21,2 % ,'' katanya, Minggu (28/7/2024).
Lebih lanjut, menurut Arief penurunan angka stunting itu merupakan hasil kerja keras semua.
''Terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi pada pembangunan khususnya Program Bangga Kencana dan upaya percepatan penurunan stunting di Kabupaten Blora,"
"Sehingga pada rangkaian Puncak Peringatan Harganas tahun 2024 Blora mendapatkan banyak penghargaan,'' jelasnya.
Baca juga: Hingga Juni 2024, Tercatat Ribuan Balita di Blora Alami Stunting
Meski demikian, Arief mengatakan, bahwa penanganan stunting masih menjadi PR bagi Pemerintah Kabupaten Blora, dan harus dituntaskan bersama melalui aksi konvergensi dan gotong-royong dari semua komponen yang ada.
Capaian angka penurunan stunting di Blora di tahun 2023 masih jauh dari target Nasional yaitu 14 % di akhir tahun 2024.
Untuk itu, Arief menyatakan, masih diperlukan kerja keras untuk mencapai target dimaksud.(Iqs)
| Truk Tabrak Pikap di Jalan Blora-Cepu, Begini Kronologinya |
|
|---|
| Pemkab Blora Studi Tiru ke Jombang, Pelajari Pengelolaan Perumda Tirta Kencana |
|
|---|
| MPKN Desak DPRD Blora Hentikan Kunjungan Kerja Luar Kota di Tengah Efisiensi Anggaran |
|
|---|
| Siswa SDN 1 Plosorejo Blora Ngungsi Belajar di Balai Desa, Ruang Kelas Rusak Sejak 2024 |
|
|---|
| Demi Mendapatkan Minyakita dengan Harga Lebih Murah, Emak-Emak di Blora Rela Basah-basahan Antre |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/Bupati-Blora-Arief-Rohman-saat-ditemui-di-Pendopo-Kabupaten-Rabu-2472024.jpg)