Berita Regional
Polisi Bripka M Aniaya Bocah 15 Tahun hingga Muntah Darah, Luka di Kepala dan Hidung
Laporan mengenai dugaan penganiayaan anak di bawah umur oleh oknum Polairud berinisial Bripka M
TRIBUNJATENG.COM - Laporan mengenai dugaan penganiayaan anak di bawah umur oleh oknum Polairud berinisial Bripka M kini memasuki tahap penanganan di Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Sulsel.
Kombes Pol Zulham, Kabid Propam Polda Sulsel, mengonfirmasi bahwa jajarannya sedang menyelidiki laporan tersebut. "Saat ini sedang dalam penanganan. Surat laporan baru saja masuk," ujarnya saat dikonfirmasi pada Rabu (31/7/2024) sore. Laporan ini diajukan oleh Sitarman, ayah dari korban MF (15).
Senada dengan itu, Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Didik Supranoto, menyatakan bahwa Propam Polda Sulsel telah menjadwalkan pemeriksaan saksi-saksi terkait kasus ini. "Laporan yang masuk kemarin sudah ditangani oleh Propam. Saksi-saksi sudah dipanggil untuk diperiksa," ungkapnya.
Setelah pemeriksaan saksi selesai, Bripka M sebagai terlapor juga akan dipanggil untuk dimintai keterangan lebih lanjut.
"Iya, saksi saksi (dulu), setelah itu terlapornya. Nanti perkembangannya kita berikan," jelasnya.
Sebelumnya diberitakan, seorang oknum polisi berinisial Bripka M di Kabupaten Gowa, dilaporkan ke Propam Polda Sulsel.
Oknum polisi yang bertugas di Polairud Polda Sulsel itu dilaporkan lantaran diduga menganiaya anak di bawah umur.
Korban berinisial MF (15) yang masih duduk di bangku kelas satu SMA pun menjalani perawatan akibat penganiayaan itu.
Ayah MF menjelaskan awal mula kejadian saat terduga pelaku Bripka M keluar dari masjid dan mendapati anaknya yang usia 3 tahun menangis.
Bripka M pun emosi dan menuduh MF yang mendorong anaknya hingga menangis.
"Nakira anakku yang dorong itu anaknya, pas keluar dari masjid menangiski anaknya, nakira anakku yang dorongi," ujar ayah MF, Sitarman (48) dikonfirmasi Tribun-Timur.com, Rabu (31/7/2024) sore.
Akibat penganiayaan itu, lanjut Sitarman, putranya mengalami sejumlah luka.
Bahkan, sang anak kata Sitarman, sempat muntah darah akibat ulah oknum Bripka M.
"Kalau pagi muntah darahki ini anakku, karena dibanting-banting. Ada juga luka di kepala sama hidung," ungkapnya.
Ia pun berharap agar oknum Bripka M dapat diproses secara hukum yang berlaku.
"Semoga dihukum setimpal pak, kasihan ini anakku," ucapnya.
Artikel ini telah tayang di Tribun-Timur.com dengan judul Oknum Polisi Dilaporkan Aniaya Anak di Gowa, Kabid Propam Polda Sulsel: Lagi Ditangani
| Suami Bakar Istri lalu Bakar Diri Tengah Malam, Nur Khasanah Tewas dengan Luka Bakar 100 Persen |
|
|---|
| Sosok Rafid Ihsan Lubis, Pemilik Yayasan Aresha Ternyata Alumnus Fakultas Hukum UGM |
|
|---|
| Kronologi Santri Berusia 6 Tahun Tewas Terlindas Mobil Saat Menyeberang Jalan di Pondok Pesantren |
|
|---|
| Demi Judi Online, Pria Ini Nekat Bobol Kotak Amal di 4 Lokasi Tempat Ibadah |
|
|---|
| Kasus Kekerasan Anak di Daycare Little Aresha Yogyakarta: 13 Orang Jadi Tersangka |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/ilustrasi-penganiayaan-1.jpg)