Berita Regional
Brimob Diadang dan Diserang KKB Papua saat Patroli, Ini Kata Satgas soal Video yang Beredar
Anggota Brigade Mobil (Brimob) diadang dan diserang Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua ketika melakukan patroli.
TRIBUNJATENG.COM - Anggota Brigade Mobil (Brimob) diadang dan diserang Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua ketika melakukan patroli.
Potongan video kejadian tersebut beredar di media sosial.
Peristiwa tersebut diketahui publik setelah salah satu warganet di X (dulunya Twitter) melalui akun @Heral***** mengunggah video detik-detik anggota Brimob terkejut ketika diserang KKB Papua.
Baca juga: Polisi: Pilot Asal Selandia Baru Dibunuh dan Dibakar Bersama Helikopternya di Mimika Papua
Dalam video yang beredar, tampak beberapa anggota Brimob bersenjata lengkap menyusuri jalan setapak di gunung, yang dinarasikan pengunggah berada di Kabupaten Pegunungan Bintang, Provinsi Papua Pegunungan.
Tiba-tiba muncul suara tembakan yang dilakukan KKB Papua dari balik semak-semak.
Dengan sigap, anggota Brimob segera mengambil posisi untuk menembak dan melakukan serangan balasan.
“Detik-detik Patroli jalan kaki Anggota Brimob dihadang Gerombolan OPM,” tulis pengunggah.
Penjelasan soal Brimob diserang KKB Papua
Kepala Satuan Tugas (Kasatgas) Hubungan Masyarakat (Humas) Operasi Damai Cartenz Komisaris Besar (Kombes) Pol Bayu Suseno membenarkan adanya peristiwa penyerangan terhadap anggota Brimob ketika patroli oleh KKB Papua.
Namun, peristiwa tersebut terjadi di Intan Jaya, Papua Tengah pada Rabu (17/7/2024) terhadap anggota Brimob yang tergabung ke dalam Satgas Operasi Damai Cartenz, bukan di Provinsi Papua Pegunungan seperti yang dinarasikan di media sosial.
Bayu memastikan, anggota Brimob yang diserang tersebut tidak ada yang terluka maupun gugur.
Mereka membalas serangan KKB Papua dan menyebabkan satu anggota kelompok separatis tersebut terluka.
“Anggota KKB ada yang tertembak, namun dibawa lari teman-temannya,” ujar Bayu saat dihubungi Kompas.com, Selasa (6/8/2024).
“Infonya satu orang (terluka),” tambahnya.
| Kematiannya Menggegerkan, Begini Kehidupan Sehari-hari Bocah di Kediri yang Ditemukan Penuh Luka |
|
|---|
| Duh. . . Pelajar SMP Culik Perempuan yang Dikenal Online, Beberapa Hari Dibawa ke Kontrakan |
|
|---|
| Misteri Terbakarnya RSUD Paniai Terungkap, Bukan Korsleting Listrik tapi Dibakar, Pelaku 2 Orang |
|
|---|
| Dua Orang Terekam Bakar RSUD, Aksi Pertama Gagal tapi Tak Menyerah |
|
|---|
| Motif Dendam Pribadi, 4 Prajurit BAIS TNI Siram Air Keras ke Aktivis, Terancam 12 Tahun Penjara |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/ilustrasi-penembakan_20150525_001801.jpg)