Wonosobo Hebat
Pengurus IDI Wonosobo Diminta Tingkatkan Profesionalisme dan Layanan Prima kepada Masyarakat
TRIBUNJATENG.COM, WONOSOBO - Sekda Kabupaten Wonosobo, One Andang Wardoyo mengatakan, profesi dokter menempati posisi yang istimewa dan penting di tengah masyarakat.
Dokter memegang peranan mendasar dalam menjaga dan memulihkan kesehatan masyarakat secara keseluruhan.
Di sisi lain, saat ini dokter menghadapi tantangan besar dalam menjalankan profesinya, terlebih dilaksanakannya transformasi kesehatan di Indonesia.
Baca juga: Sosok Kukuh Hariyawan Desainer Asal Wonosobo Yang Angkat Kebaya Adhikari ke Luar Negeri
Baca juga: 36 Anggota Paskibra Kabupaten Wonosobo Terus Digembleng Latihan
Demikian disampaikannya saat Pelantikan Pengurus IDI Cabang Wonosobo Periode 2024-2027 dan Pembukaan Sosialisasi Plataran Sehat dan SKP, Rabu (7/8/2024) di Hotel Eagle Wonosobo.
Lebih lanjut Andang menyampaikan, IDI sebagai wadah bagi profesi dokter, memiliki peran dan tanggung jawab secara moral dalam membentuk karakter dokter yang baik, sesuai kode etik kedokteran.
Untuk itu, dengan dilantiknya pengurus baru mampu menjadi suntikan semangat dan motivasi bagi segenap anggotanya dalam memajukan profesi dokter di Kabupaten Wonosobo.
Termasuk juga meningkatkan profesionalisme dan pelayanan prima kepada masyarakat.
"Kami harap IDI Cabang Wonosobo dapat semakin solid di internal organisasi dalam memberikan pelayanan kesehatan yang prima kepada masyarakat maupun dalam mengedukasi penerapan pola hidup sehat,” ucap One Andang Wardoyo.
Sementara itu, Ketua IDI Jateng, dr Tlogo Wismo Agung Durmanto menjelaskan, adanya UU Nomor 17 Tahun 2023, peran IDI menjadi lebih berat terhadap kebutuhan pelayanan kesehatan.
Dalam konteks ini, undang-undang menjadi tonggak penting yang mencerminkan komitmen pemerintah dalam menghadapi berbagai dinamika di sektor kesehatan.
Oleh karena itu, pemahaman mendalam tentang implikasi dan strategi implementasinya menjadi krusial untuk memastikan keberhasilan implementasi.
Baca juga: Khozin Kembali Terpilih Sebagai Ketum KONI Wonosobo Periode 2024-2028
Baca juga: Pemkab Wonosobo Terus Kejar Target Angka Stunting di 14 Persen, Waspada Munculnya Kasus Baru
“IDI yang hanya menjadi bagian dari salah satu organisasi profesi di bidang kesehatan tetap memerlukan kerja sama dan kolaborasi antar berbagai organisasi profesi."
"Semoga IDI bisa lebih agresif lagi ke depannya dan sama-sama bisa menegakkan kode etik kedokteran Indonesia,” terangnya.
Dia menambahkan, dengan terbentuknya ketua dan kepengurusan IDI yang baru diharapkan dapat meningkatkan sinergitas dengan Pemkab Wonosobo.
Selain itu dapat mendukung dan berperan aktif dalam setiap program pelayanan kesehatan masyarakat yang lebih baik.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua IDI Cabang Wonosobo terlantik, dr Irwan Ronal Simamora menambahkan, pihaknya akan menjunjung tinggi kode etik dan etika profesi kedokteran dengan selalu mengedepankan etika dan memegangnya dengan penuh kehati-hatian.
Selain itu pihaknya mengharapkan kepada pengurus yang baru dilantik ini agar bisa membantu pemerintah dalam kerja sama dan memberikan pelayanan kesehatan.
“Karena masalah kesehatan semakin hari semakin kompleks."
"Banyak penyakit atau problem kesehatan yang sifatnya degeneratif akibat pola hidup yang berubah, modernisasi, dan lainnya."
"Kami siap berkolaborasi dengan pemerintah daerah maupun organisasi lainnya dalam mendukung kemajuan kesehatan di Wonosobo,” tandasnya. (*)
Baca juga: Masuk Daftar Rencana Pemprov Jateng, Hutan Gunung Ungaran Jadi Kawasan Ekosistem Esensial
Baca juga: "Kenyang Tidak Harus Nasi" Ajang Sosialisasi Gerakan Pangan Murah di Edupark Intanpari Karanganyar
Baca juga: Tak Akur Lagi, Biang Kerok Andre Taulany Gugat Cerai Rien Wartia Trigina, Ada Kemungkinan Rujuk?
Baca juga: Akankah Audrey Davis Ditetapkan Sebagai Tersangka? Buntut Viral Video Syur Mirip Anak David Naif
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/Pelantikan-IDI-Cabang-Wonosobo-2024-2027.jpg)