Berita Semarang
Awak KM Kirana I Bakal DIperiksa, KSOP: Kami Panggil Satu Per Satu
KSOP Tanjung Emas Semarang akan periksa awak KM Kirana I atas tragedi kebakaran saat sedang labuh jangkar di perairan Semarang.
Penulis: rahdyan trijoko pamungkas | Editor: muh radlis
"Menurut keterangan anak buah kapal (ABK) saat itu sedang dilakukan penggantian vinyl lantai," tuturnya.
Rakhmatika menjelaskan penggantian vinyl lantai dilakukan pengeleman. Waktu yang bersamaan juga terdapat pengetokan plat kapal.
"Pengetokan plat kapal itu diduga menimbulkan percikan api. Ditambah ada uap dari lem tersebut yang menyebabkan kejadian kebakaran," ujarnya.
Saat kebakaran kondisi angin sangat kencang sekitar 25 knot atau 50 kilometer per jam. Kencangnya angin menyebabkan api cepat membesar.
"Alhamdulilah kerjasama dengan KSOP dan semua tug boat Pelindo pada pukul 20.20 api bisa dikendalikan. Kemarin tidak ada penumpang sama sekali dan hanya crew yang ada di kapal itu," imbuhnya.
Dia memastikan pengerjaan perawatan kapal telah sesuai SOP. Pihaknya telah menyediakan APAR setiap melakukan pengerjaan menimbulkan api.
"Kemarin posisi anginnya cukup kencang sekitar 25 knot. Hal ini menyebabkan penjalaran api menjadi cepat. Penanggulangannya tidak bisa dilakukan dua APAR tersedia. Hydrant kami juga berfungsi baik," jelasnya.
Disisi lain pihaknya telah melakukan evaluasi untuk penyediaan APAR. DLU juga akan memaksimalkan hydrant melebihi standar.
"Hydrant kami telah sesuai standar yang disyaratkan. Tinggal faktor kemungkinan di luar kendali kita," ucapnya.
Terkait kapal, Rakhmatika memastikan akan menggeser jika situasinya sudah aman. Pihaknya akan membawa kapal itu ke galangan kapal di Madura.
"Nanti akan ditarik menggunakan tug boat dan dilakukan perbaikan sepenuhnya," imbuhnya.(rtp)
| Bos Besar Sritex Dituntut 16 Tahun Penjara dan Ganti Rugi Rp1,3 Triliun! |
|
|---|
| Peringati Hari Kartini, Ini Rangkaian Kegiatan Pemkot Semarang |
|
|---|
| Bukan Hanya Dicoret Timnas, Buntut Tendangan Kungfu Fadly Alberto di Semarang Juga Diputus Sponsor! |
|
|---|
| Kota Semarang Targetkan Rekor MURI Mars MTQ Terbanyak, Begini Persiapannya! |
|
|---|
| Terjebak Rekayasa Gombel, Lansia 60 Tahun Kesulitan Berhentikan Bus Trans Semarang di Pinggir Jalan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/Manajemen-PT-Dharma-Lautan-Utama-DLU.jpg)