Selasa, 14 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Regional

Niat COD Helm, Mahasiswa Ini Tiba-tiba Sadar Kondisi Sudah Terikat dan Mulut Dilakban

Seorang mahasiswa menjadi korban penipuan. Saat bangun, ia sudah dalam posisi terikat dan mulut dilakban

Editor: muslimah
istimewa
ILUSTRASI: PENYEKAPAN. 

TRIBUNJATENG.COM, MALANG - Seorang mahasiswa menjadi korban penipuan. Saat bangun, ia sudah dalam posisi terikat dan mulut dilakban.

Sejumlah barang-barangnya pun hilang.

Dan semua itu karena sekaleng kopi.

Baca juga: Utangnya Miliaran ke Sosok Ini, Armor Toreador Pelaku KDRT ke Istri Cut Intan Nabila Kini Diburu

Baca juga: Mobil Rombongan Keluarga Pengantar Pasien Kecelakaan di Sragen, 1 Orang Tewas

AF (20), seorang mahasiswa yang tengah menempuh pendidikan di sebuah perguruan tinggi negeri di Kota Malang, Jawa Timur (Jatim), menjadi korban penipuan disertai pembiusan. 

Akibat kejadian ini, korban kehilangan sepeda motor, ponsel pintar, dan sejumlah uang tunai.

"Korban warga Jalan KH Zainul Arifin, Kecamatan Klojen, Kota Malang kehilangan sepeda motor Honda Beat dan HP iPhone XR," kata Wakapolresta Malang Kota, AKP M Roichan, pada Selasa (13/8/2024).

Peristiwa bermula saat korban berniat melakukan transaksi jual beli helm dengan seseorang yang baru dikenalnya melalui media sosial.

Kejadian ini terjadi pada Senin (12/8/2024) sekitar pukul 13.00 WIB.

"Jadi, korban AF ini hendak COD helm dengan seseorang yang baru dikenalnya dari media sosial," ujarnya.

Setelah bertemu di kawasan Terminal Arjosari, korban diajak oleh pelaku ke sebuah warung makan, lalu ke sebuah penginapan.

Di sana, korban diberi minuman kaleng kopi yang diduga telah dicampur obat bius hingga tak sadarkan diri.

"Saat bertemu dengan korban, pelaku mengaku sebagai penjual helm. Sebenarnya, korban ini sudah merasa curiga. Karena minuman kopi kalengnya itu dalam kondisi sudah terbuka," katanya.

Selang setengah jam kemudian atau sekitar pukul 13.30 WIB, korban siuman dengan kondisi tangan terikat ke belakang dan mulut dilakban.

Dengan segala upaya, korban berhasil melepas lakban di mulut dan berteriak minta tolong.

Teriakan korban didengar satpam tempat penginapan dan langsung menolong korban.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved