Berita Jawa Tengah
Di Wadas Kelir Banyumas, Kreativitas Membanjir, Harapan pun Terukir
Berdiri sejak 2013, RKWK sudah sebelas tahun membersamai anak-anak dan remaja setempat menumbuhkan semangat belajar dan mengembangkan kecerdasan.
Penulis: Mazka Hauzan Naufal | Editor: deni setiawan
TRIBUNJATENG.COM, BANYUMAS - “Creativity is intelligence having fun. Kreativitas adalah kecerdasan yang bersenang-senang.”
Kutipan kata mutiara yang diatribusikan pada Albert Einstein tersebut sangat cocok disandangkan kepada para relawan penggiat pendidikan di Rumah Kreatif Wadas Kelir (RKWK), Kabupaten Banyumas.
RKWK yang beralamat di Jalan Wadas Kelir, RT 07 RW 05 Kelurahan Karangklesem, Purwokerto Selatan merupakan lembaga pendidikan yang terutama bergerak dalam pengembangan kreativitas anak di bidang literasi kebahasaan, sastra, dan seni.
Baca juga: Geladian Pramuka Sako Maarif NU Cabang Banyumas Digela di UIN Saizu Purwokerto
Baca juga: Skybridge Fashion Walk: Ketika Stasiun Purwokerto Menjadi Panggung Batik Banyumas
Berdiri sejak 2013, RKWK sudah sebelas tahun membersamai anak-anak dan remaja setempat menumbuhkan semangat belajar dan mengembangkan kecerdasan.
Hal itu dilakukan lewat kegiatan-kegiatan edukasi yang kreatif dan menyenangkan.
Salah satu relawan RKWK adalah Nur Hafidz (26). Berkat kiprahnya di bidang pendidikan bersama RKWK, putra daerah asli Banyumas ini mendapatkan penghargaan Semangat Astra Terpadu Untuk (SATU) Indonesia Awards Tingkat Provinsi Jawa Tengah Tahun 2022.
Berikut kisahnya.
Belajar, Mengabdi, dan Berkarya
Meski RKWK sudah didirikan sejak 2013, Nur Hafidz baru bergabung menjadi relawan pada 2016.
Sebab, meski merupakan pribumi Karangklesem, dia lebih banyak menghabiskan masa kecil dan remaja di pondok pesantren.
Keterlibatannya dengan RKWK baru terjadi pada 2016 ketika Hafidz pulang kampung setelah lulus dari MAN 1 Purwokerto sekaligus mentas dari Pondok Pesantren Al Amien Purwokerto Wetan.
Perjumpaannya pada saat itu dengan Heru Kurniawan alias Pak Guru Heru (42), sosok pendiri RKWK, menjadi langkah awal Hafidz untuk aktif menebarkan manfaat di RKWK hingga kini.
Lewat peran Hafidz dan para relawan lain, RKWK yang bermula dari Taman Bacaan Masyarakat (TBM) terus berkembang.
“Saat ini kegiatan RKWK ada dua lini, yaitu pendidikan dan ekonomi kreatif,” ucap dia kepada TribunJateng.com, Minggu (1/9/2024).
Lini pendidikan RKWK meliputi TBM, Komunitas Sastra, Kelompok Bermain (KB), Raudhatul Athfal (RA/setara TK), serta Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) dengan program kesetaraan Paket B (setara SMP) dan Paket C (setara SMA).
Rumah Kreatif Wadas Kelir
Banyumas
feature
RKWK
Nur Hafidz
UIN Saizu Purwokerto
PKBM Rumah Kreatif Wadas Kelir
Heru Kurniawan
Pendidikan
| Kontainer Terguling, Truk Tabrak Beton Pembatas Tol Semarang-Solo di Boyolali |
|
|---|
| Akal-akalan Pria 61 Tahun di Wonosobo, Modifikasi Xenia agar Bisa Borong 70 Liter Pertalite |
|
|---|
| Awal Mula Geger Penemuan Jasad Tinggal Kerangka di Rumah Kontrakan Salatiga, Ini Kata Polisi |
|
|---|
| Tangisan Bayi dalam Tas Gegerkan Warga Kalisongo, Ada Pesan Suruh Merawat |
|
|---|
| Khianati Kepercayaan Bos, Manajer di Brebes Jual 4 Sapi Kurban, Uang Buat Senang-senang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/Nur-Hafidz-Rumah-Kreatif-Wadas-Kelir.jpg)