GEMPA BUMI
Ini Ramalan Jayabaya 2024 soal Gempa Megathrust yang Jadi Sorotan, Benarkah Pulau Jawa Terbelah 2?
Ki Atmowijoyo menyebutkan bahwa Ramalan Jayabaya mengenai bencana gempa ini akan diprediksi memang terjadi di lempeng selatan hingga Selat Sunda.
Penulis: Andra Prabasari | Editor: galih permadi
Ini Ramalan Jayabaya 2024 soal Gempa Megathrust yang Jadi Sorotan, Benarkah Pulau Jawa Terbelah 2?
TRIBUNJATENG.COM- Baru-baru ini diberitakan mengenai gempa megathrus menjadi heboh di masyarakat.
Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Daryono, mengatakan potensi megathrut di Indonesia terjadi di Selat Sunda hanya tinggal menunggu waktu.
Selain itu dalam unggahan YouTube Kisah Dunia Lain, pakar supernatural Ki Atmowijoyo menyebutkan bahwa Ramalan Jayabaya mengenai bencana gempa ini akan diprediksi memang terjadi di lempeng selatan hingga Selat Sunda.
Ki Atmowijoyo mengatakan bahwa kekuatan gempa tersebut diprediksi mencapai 8,7 hingga 9.8 Skala Richter (SR).
"Lempeng megathrust di selatan hingga Selat Sunda, jika bergerak, diperkirakan gempanya akan berkekuatan antara 8,7 hingga 9,8 SR," ujarnya pada video yang diunggah 17 Mei 2024.
Ia juga mengatakan bahwa ramalan Jayabaya menyebutkan bahwa Pulau Jawa akan terbelah menjadi dua, karena bencana alam atau konflik sosial.
Dalam ramalan Jayabaya disebutkan “Wong Jowo kari separo,” yang artinya orang Jawa hanya akan tersisa separuh, baik akibat bencana alam atau perang saudara.
Jika Pulau Jawa benar-benar terbelah akibat bencana, Ki Atmowijoyo meyakini bahwa megathrust bisa menjadi penyebabnya.
Dikutip dari BMKG, zona megathrust ini sejak lama diketahui dapat memicu gempa besar dan tsunami karena masih terus bergerak dengan laju 60-70 mm per tahun.
Gempa dari zona ini kerap dirasakan di Jakarta dan sekitarnya karena hanya berjarak sekitar 170 km dari pusat megathrust Selat Sunda.
Selain itu, fenomena ikan Hejo Tonggong yang melompat-lompat ke pinggiran Pantai Santolo, Cikelet, Kabupaten Garut pada Kamis (29/8/2024), menandakan adanya gempa megathrust.
Namun hal tersebut dibantah oleh Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Garut Aah Anwar Saefuloh.
Aah mengatakan, munculnya ikan Hejo Tonggong adalah fenomena rutin.
"Rutin itu, siklus yang biasa tiap tahun, itu bukan (ancaman bencana), itu malah jadi pesta, jadi keramaian sendiri," kata Aah dikutip
ramalan Jayabaya
ramalan Jayabaya soal megathrust
ramalan soal gempa megathrust
pulau jawa terbelah 2 karena megathrust
Tribunjateng.com
| Gempa Terkini Selasa 13 Januari 2026 Siang Ini, Baru Terjadi di Bogor, Info BMKG Klik di Sini |
|
|---|
| Daftar Gempa Besar Pagi Ini, Selasa 13 Januari 2026, Terkuat M 5,2 |
|
|---|
| Gempa Terkini Malam ini 2 Menit yang Lalu, Senin 12 Januari 2026, Segini Kekuatannya |
|
|---|
| Gempa Terkini Jumat 9 Januari 2026 Siang Ini, Baru Terjadi, Info Lengkap BMKG Klik di Sini |
|
|---|
| Gempa Terkini Malam ini 2 Menit yang Lalu, Senin 5 Januari 2026, Info BMKG |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/ramalan-Jayabaya-soal-Megathrust.jpg)