Berita Batang
Praja IPDN Angkatan 32 Teliti KITB, Pj Bupati Batang Ungkap Potensi Ekonomi
Pj Bupati Batang, Lani Dwi Rejeki, menyambut kunjungan praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) angkatan 32 di Batang
Penulis: dina indriani | Editor: Muhammad Olies
TRIBUNJATENG.COM,BATANG - Penjabat (Pj) Bupati Batang, Lani Dwi Rejeki, menyambut kunjungan praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) angkatan 32 yang tengah melakukan penelitian terkait Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB).
Penelitian ini berfokus pada kinerja pemerintah dan potensi perkembangan industri di Kabupaten Batang, khususnya KITB.
Pj Bupati Batang Lani Dwi Rejeki memaparkan informasi mengenai KITB yang sedang diteliti oleh para praja IPDN angkatan 32.
Ia menjelaskan bahwa KITB memiliki potensi positif yang besar, terutama dalam menarik investor asing yang dapat mendorong pertumbuhan ekonomi signifikan di Kabupaten Batang.
“Namun, kita juga harus mempersiapkan diri menghadapi potensi negatif, seperti peningkatan jumlah penduduk akibat penyerapan tenaga kerja dari luar kota. Tidak hanya satu orang yang pindah, tetapi satu keluarga,” jelasnya saat menerima kunjungan praja IPDN di Aula Bupati Batang, Selasa (3/9/2024).
Baca juga: Sosialisasi BPBD, Masyarakat Batang Didorong Tingkatkan Kesiapsiagaan Bencana
Baca juga: Selamat! Lani Dwi Rejeki Raih Penghargaan Pj Bupati Kinerja Terbaik dari Kemendagri
Pemkab Batang saat ini tengah menyiapkan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) yang akan bersebelahan langsung dengan KITB untuk mengantisipasi dampak tersebut.
Selain itu, Lani juga memberikan motivasi kepada para praja IPDN angkatan 32 yang sebentar lagi akan memasuki dunia kerja.
Ia berharap para praja IPDN dapat memberikan kontribusi positif bagi pemerintah dengan bekerja sebaik-baiknya setelah menyelesaikan pendidikan mereka.
“Motivasi ini diberikan untuk membangun semangat praja IPDN agar bekerja dengan tekun, disiplin, dan tanggung jawab, di Kabupaten Batang, banyak lulusan IPDN yang sudah menjadi Kepala Dinas dan Eselon 3,” pungkasnya.(din)
| Pemkab Batang Jadikan Panggung Budaya sebagai Benteng Hadapi Arus Modernisasi |
|
|---|
| Dulunya Rawa Terlantar di Batang Sulit Ditanami Padi, Kini Jadi Tambak Udang, Pemilik Jadi Tersangka |
|
|---|
| Bupati Batang Buka Panggung Anak Muda, Dinas Diminta Berhenti Jadi Event Organizer |
|
|---|
| 825 Petugas Sensus Siap Sapu Bersih Data Ekonomi Batang, Dari Tukang Becak hingga Perusahaan KEK |
|
|---|
| Tambak Udang di Tengah Hamparan Sawah Batang Berujung Kasus Hukum, Warga Justru Mengaku Diuntungkan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/ang-Lani-Dwi-Rejeki-saat-saat-mener.jpg)