Minggu, 17 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Batang

Duta Peduli Sejarah Indonesia,  Mazida Izzatul Azka Angkat Prasasti Sojomerto Batang

Mazida Izzatul Azka, mahasiswi pascasarjana Universitas Gadjah Mada (UGM) asal Desa Sojomerto, Kecamatan Reban, Kabupaten Batang

Tayang:
Penulis: dina indriani | Editor: Catur waskito Edy
Diskominfo Batang
Mazida Izzatul Azka, mahasiswi pascasarjana Universitas Gadjah Mada (UGM) asal Desa Sojomerto, Kecamatan Reban, Kabupaten Batang, berhasil meraih penghargaan dalam kategori persahabatan di ajang Nasional Duta Peduli Sejarah Indonesia. 

TRIBUNJATENG.COM,BATANG - Mazida Izzatul Azka, mahasiswi pascasarjana Universitas Gadjah Mada (UGM) asal Desa Sojomerto, Kecamatan Reban, Kabupaten Batang, berhasil meraih penghargaan dalam kategori persahabatan di ajang Nasional Duta Peduli Sejarah Indonesia.

Penghargaan ini diberikan atas komitmen dan kecintaannya terhadap sejarah Indonesia yang ia tunjukkan melalui berbagai kegiatan sosial dan edukasi di media sosial.

Mazida, yang saat ini menempuh studi di Program Magister Linguistik, berupaya mengangkat isu penting tentang sejarah prasasti Sojomerto di daerah asalnya.

Ia aktif mengedukasi masyarakat tentang artefak bersejarah ini melalui media sosial, serta menekankan pentingnya pelestarian warisan budaya lokal.

Dalam ajang ini, Mazida tidak hanya menampilkan pengetahuan mendalam tentang sejarah, tetapi juga kemampuan dalam membangun jaringan dan hubungan baik dengan peserta lain.

"Menjadi Duta Peduli Sejarah Indonesia bukan hanya tentang pengetahuan, tetapi juga tentang bagaimana kita bisa saling menginspirasi satu sama lain," tuturnya, Sabtu (7/9/2024).

Pengalaman ini memberinya kesempatan untuk belajar lebih banyak tentang keberagaman budaya dan sejarah di Indonesia.

Kompetisi yang digelar setiap tahunnya ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya sejarah dan budaya Indonesia.

"Alhamdulillah saya masih aktif di berbagai kegiatan kampus dan masyarakat, menjadi tutor bahasa Inggris, serta terlibat dalam proyek-proyek pendidikan untuk anak-anak," jelasnya.

Dedikasinya dalam berbagai bidang membuatnya menjadi salah satu kandidat yang diperhitungkan dalam ajang tersebut.

"Semoga penghargaan ini bisa memotivasi generasi muda lainnya untuk lebih peduli dan aktif dalam melestarikan sejarah dan budaya Indonesia," harapnya.

Dengan pencapaian ini, remaja 23 tahun tersebut tidak hanya mengharumkan nama universitasnya, tetapi juga membawa semangat baru bagi upaya pelestarian sejarah di Indonesia.

"Terutama dalam mengangkat nilai-nilai sejarah yang ada di sekitarnya," pungkasnya.(din)

Baca juga: Beli Wuling di BCA Expo Semarang, Konsumen Kantongi Voucher Belanja Hingga Rp2 Juta

Baca juga: Cagub - Cawagub Jawa Tengah Andika-Hendi Sambangi Kader PDI Perjuangan di Kabupaten Kudus

Baca juga: Sekda Blora Ingatkan ASN di Pemkab Blora untuk Selalu Jaga Netralitas ASN saat Pilkada 2024

Baca juga: BREAKING NEWS : 2 Warga Asing asal Afrika Tewas Kecelakaan di Semarang, Ternyata Mahasiswa Undip

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved