Sabtu, 13 Juni 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Nasional

Penjelasan BMKG soal Kemunculan Awan Tsunami di Indonesia

Unggahan soal kemunculan awan tsunami atau awan Arcus di Indonesia meramaikan media sosial X.

Tayang:
Kompas.com/Istimewa
Kemunculan awan tsunami atau awan Arcus di Meulaboh, Aceh pada 10 Agustus 2020. (bmkg.go.id) 

Kondisi atmosfer seperti itu membentuk tipe awan yang memiliki pola pembentukan horizontal memanjang.

“Kemungkinan (awan Arcus) pernah (muncul di Jawa Tengah), hanya saja kami belum pernah mendapatkan laporan ataupun dokumentasi terkait awan Arcus ini di sekitar wilayah Jawa Tengah,” ujar Winda.

Ia melanjutkan, jika awan Arcus muncul di suatu wilayah, awan ini dapat menimbulkan angin kencang dan hujan lebat.

Terjadinya hujan dan angin kencang akibat kemunculan awan Arcus dapat disertai dengan kilat atau petir di sekitar pertumbuhan awan.

Terpisah, Deputi Bidang Meteorologi BMKG Guswanto mengatakan, kemunculan awan Arcus juga dipengaruhi oleh fenomena angin laut dalam skala yang luas mendorong massa udara ke arah daratan.

Keberadaan awan Arcus murni merupakan fenomena pembentukan awan yang terjadi akibat adanya kondisi dinamika atmosfer.

Guswanto menegaskan, tidak ada kaitan antara awan Arcus dengan potensi gempa, tsunami, termasuk hal-hal yang berbau mistis.

“Masyarakat diminta tetap waspada terhadap potensi kondisi cuaca buruk dan dapat selalu memperbarui informasi cuaca dari BMKG,” katanya dikutip dari laman BMKG, Selasa (11/8/2020).

Masyarakat yang ingin memperoleh informasi terkini mengenai cuaca dari sumber resmi, BMKG dalam 24 jam terakir dapat mengunjungi laman bmkg.go.id, media sosial @infoBMKG, aplikasi iOS dan Android InfoBMKG, atau mendatangi kantor BMKG terdekat.

Awan Arcus pernah muncul di Aceh

Merujuk pemberitaan Kompas.com, Selasa (11/8/2020), awan Arcus pernah muncul di Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat, Provinsi Aceh pada Senin (10/8/2020).

Warga yang melihat kemunculan awan berbentuk seperti gelombang tsunami mengaku terkejut dan mengaitkan fenomena ini dengan mitos soal bencana.

Menurut salah satu warga bernama Aidil, fenomena awan Arcus di Meulaboh tidak berlangsung lama karena terjadi sekitar setengah jam.

Angin tersebut kemudian hilang setelah terbawa angin dan cuaca berubah menjadi mendung sepanjang hari.

Kepala Seksi Data BMKG Stasiun Sultan Iskandar Muda Aceh Zakaria mengatakan kemunculan awan Arcus termasuk fenomena yang langka.

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup B - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 02:00 WIB
Canada
Kanada
1 - 1
Bosnia
Bosnia
Grup D - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 08:00 WIB
United States
Amerika Serikat
4 - 1
Paraguay
Paraguay
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved