Sabtu, 11 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Blora

Petani Tembakau di Blora Sambat ke Bupati, Minta Bantuan Mesin Pertanian 

Sejumlah petani tembakau di Kecamatan Bogorejo, Kabupaten Blora, sambat ke Bupati Blora Arief Rohman

Penulis: M Iqbal Shukri | Editor: muslimah
Dok. Pemkab Blora
Bupati Blora Arief Rohman saat meninjau ke petani tembakau. 

TRIBUNJATENG.COM, BLORA - Sejumlah petani tembakau di Kecamatan Bogorejo, Kabupaten Blora, sambat ke Bupati Blora Arief Rohman.

Keluh kesah para petani ini disampaikan dalam acara pelatihan pasca panen tembakau di, lapangan Indoor volly Desa Sarirejo, Kecamatan Bogorejo, yang diselenggarakan oleh Dinas Pangan, Pertanian, Peternakan, dan Perikanan (DP4) Kabupaten Blora, Selasa (10/9/2024).
 
Pelatihan itu diikuti oleh seluruh Kelompok tani tembakau se-Kecamatan Bogorejo, 

Salah seorang petani tembakau dari Gapoktan Ngudi makmur, Desa Gembol, Waluyo, mengaku saat menanam pihaknya mengalami keterlambatan tanam.

Hal ini dikarenakan tidak adanya alat bantu dalam penggarapan lahan.

"Saya harap ada bantuan traktor Pak. Karena tembakau itu harus tepat waktu, dan  kemarin itu yang tanam terakhir sudah agak terlambat, sehingga kekurangan air dan hasilnya kurang maksimal," katanya.

Menurut Waluyo, jika ada bantuan traktor tentunya tanamnya bisa lebih cepat. 

Hal senada juga diungkapkan oleh Sugianto, salah satu petani tembakau dari Desa Sarirejo. Dia mengusulkan agar ada bantuan sumur, dan bantuan cultivator.

"Saya dari perwakilan Gapoktan, mohon bantuannya agar bisa membantu para petani tembakau yang ada di sini," terangnya.

Menanggapi hal itu, Bupati  Arief Rohman menyatakan,  akan segera menindaklanjuti dan akan berkoordinasi dengan pemerintah pusat dan provinsi agar ini bisa sejalan untuk nanti mengusulkan bantuan-bantuan apa yang dibutuhkan dari para petani tembakau di Blora.

"Segera dibuat suratnya dan saya tanda tangan. Dari hasil serap aspirasi bapak-bapak ini kita punya pemetaan akhirnya.  Yang mendesak dibutuhkan di pekerjaan ini, saya kira dengan kelompok-kelompok yang desa lain hampir sama," jelasnya.

Disisi lain, Arief  juga menjelaskan,  Blora menjadi salah satu lumbung pangan utama yang ada di Jawa Tengah. 

Mulai dari  produksi beras, selain itu ada jagung dan produk-produk yang lainnya termasuk tembakau, yang  produksinya cukup bagus.

"Kita berharap bahwasanya upaya yang sudah kita lakukan ini akan terus bisa kita tingkatkan ke depan.  Kami sadar bahwasannya keterlibatan pemerintah harus hadir mendampingi para petani," tuturnya.

Arief  juga meminta agar petani terus kreatif, inovatif, dan mencari terobosan untuk meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan.  Salah satunya dengan berinovasi menanam tembakau.  

Menurutnya, tembakau merupakan salah satu komoditas yang berpotensi besar untuk meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan petani. Memang tidak  semudah menanam padi atau jagung. 

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved