Rabu, 22 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Timnas Indonesia

3 Fakta Brisbane Roar Klub Baru Rafael Struick, Ternyata Milik Orang Indonesia

Penyerang timnas Indonesia Rafael Struick resmi bergabung dengan klub Liga Australia, Brisbane Roar.

Editor: rival al manaf
Ist/DOk PSSI
Pemain Timnas Indonesia Rafael Struick berusaha menghindari hadangan pemain Irak saat laga Kualifikasi Piala Dunia 2026 yang digelar di SUGBK Jakarta, Kamis (6/6/2024) 

TRIBUNJATENG.COM - Penyerang timnas Indonesia Rafael Struick resmi bergabung dengan klub Liga Australia, Brisbane Roar.

Berikut ini adalah beberapa fakta tentang klub baru Rafael Struick, Brisbane Roar.

Brisbane Roar meresmikan kedatangan Rafael Struick yang sebelumnya memperkuat kubu kasta kedua Liga Belanda, ADO Den Haag. 

Runner Up Piala Australia

Selama tiga musim terakhir, Brisbane Roar bukan tim terbaik di Liga Australia atau A-League. 

Mereka finish peringkat ke-11 dari 12 tim pada 2021-2022, kemudian peringkat kedelapan dan kesembilan musim lalu.

Setidaknya, Brisbane Roar menjadi runners up Piala Australia musim lalu setelah kalah 1-3 dari Sydney FC di final.

Namun, klub yang bermain dengan jersey oranye ini pernah menjadi tiga kali juara liga yakni pada 2011, 2012, dan 2014.

Didirikan Imigran Belanda

Brisbane Roar punya kesamaan dengan garis keturunan Rafael Struick, di mana klub tersebut menjadi salah satu dari 38 klub yang didirikan oleh imigran Belanda di Australia.

Dikutip dari situs Dutch-Australian Cultural Center, para migran Belanda mendirikan tim di setiap ibu kota dan beberapa wilayah regional seantero Australia pada 1950-an dan awal 1960-an.

Secara keseluruhan, mereka mendirikan 38 klub dan juga terlibat dalam mendirikan banyak klub lain selama periode tersebut.

Kendati banyak dari klub tersebut yang sudah menghilang atau terasimilasi dengan klub lain, beberapa masih bertahan hingga saat ini termasuk klub bernama Hollandia-Inala yang menjadi Queensland Roar lalu Brisbane Roar pada 2005.

Hampir semua dari yang masih bertahan hingga saat ini, termasuk Roar, mempertahankan simbol-simbol yang mengakui warisan Belanda mereka.  

Bagi Brisbane, keterkaitan terhadap sejarah itu terlihat dari warna jersey oranye dan ikon singa yang menjadi dua karakteristik utama jersey dan logo KNVB, federasi Belanda.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved