Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Kecelakaan Truk di Turunan Gombel

"Nabrak-nabrak. Korban Kocar Kacir di Jalan" Warga Ceritakan Ngerinya Kecelakaan di Turunan Gombel

 Belasan orang dilaporkan mengalami luka seiring kecelakaan yang terjadi di Turunan Gombel Banyumanik, Kota Semarang pada Jumat (20/9/2024) malam.

|
Penulis: Reza Gustav Pradana | Editor: Muhammad Olies
Ist
Korban kecelakaan di turunan Gombel Banyumanik Semarang terlihat tergeletak di tepi jalan dalam kondisi luka. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Belasan orang dilaporkan mengalami luka seiring kecelakaan yang terjadi di Turunan Gombel Banyumanik, Kota Semarang pada Jumat (20/9/2024) malam.

Para korban juga langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapat perawatan intensif.

Dari foto yang beredar, terlihat para korban tergeletak di jalan usai kecelakaan itu. 

Wajah dan sejumlah anggota badan mereka terlihat mengalami luka dan mengeluarkan merah. 

Informasi yang dihimpun kecelakaan ini melibatkan truk yang menabrak sepeda motor, pohon dan bangunan.

Bagian depan truk tersebut ringsek dengan posisi di trotoar menghadap jalan.

Tampak di lokasi satu motor ringsek.

Warga setempat sekaligus saksi mata, Supriyanto (42) mengatakan, sebagian korban merupakan penumpang truk tersebut.

“Dari atas truknya kencang, nabrak-nabrak. Korbannya mental dan kocar kacir di jalan,” kata dia.

Baca juga: Video Kecelakaan Dua Truk di Tol Tembalang-Jatingaleh, Lalu Lintas Padat

vakuasi para korban kecelakaan melibatkan truk
Petugas dibantiu warga melakukan evakuasi para korban kecelakaan melibatkan truk dan kendaraan lain di turunan Gombel, Banyumanik, Kota Semarang, Jumat (20/9/2024) malam.

Supriyanto memperkirakan, korban mencapai 11 orang.

Dia menduga, terdapat delapan orang yang berada di dalam truk termasuk sopir.

“Tapi belum pasti karena setelah kejadian korban-korban sudah tidak di truk. Korban lainnya pemotor berboncengan,” imbuh dia.

Para relawan, polisi dan tenaga medis berdatangan ke lokasi kecelakaan.

Ambulans tampak kesulitan akses menuju lokasi korban karena lalu lintas yang padat.

Informasi sementara, sembilan ambulans sudah datang ke lokasi dan tenaga medis membawa para korban ke rumah sakit.

Hingga sekitar pukul 21.00 WIB, lalu lintas masih padat merayap.

Truk belum dievakuasi. (*)

 

Sumber: Tribun Jateng
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved