Dua Remaja Terlibat Tawuran Brutal di Boyolali, Satu Pelajar Luka Parah hingga 20 Jahitan
Dua remaja Boyolali ditangkap usai tawuran brutal antar-kelompok. Seorang pelajar alami luka parah dengan 20 jahitan.
TRIBUNJATENG.COM, BOYOLALI – Kepolisian Resor (Polres) Boyolali menangkap dua remaja yang terlibat dalam tawuran di Boyolali, Jawa Tengah.
Kedua remaja tersebut adalah CRA alias Romo (19), warga Kecamatan Gladaksari, dan RP alias Bocil (18), warga Kecamatan Boyolali.
Kapolres Boyolali, AKBP Muhammad Yoga, mengatakan penangkapan bermula dari video viral yang beredar di media sosial.
Baca juga: WAJIB Diketahui! Pelajar Semarang Terlibat Tawuran Otomatis Masuk Database Blacklist SKCK
Tawuran ini melibatkan tiga kelompok pemuda, yakni Banyudono off Danger (BoD), Remaja Santuy Barat (Resbar), dan Bocah Cemen (BC) Ampel.
Kejadian tersebut berlangsung pada Kamis (19/9/2024) pukul 03.30 WIB di Jalan Solo-Semarang, Dukuh Ngangkruk, Winong, Boyolali.
Dua dari tiga kelompok tersebut bergabung melawan kelompok Bocah Cemen Ampel setelah adanya tantangan melalui video di Instagram.
Insiden ini mengakibatkan seorang korban, MMR (15), pelajar SMK di Boyolali, yang mengalami luka serius pada kakinya dan harus mendapatkan 20 jahitan di kaki kanan serta 5 jahitan di kaki kiri.
Selain menangkap pelaku, polisi juga menyita barang bukti berupa senjata tajam jenis celurit dan sepeda motor yang digunakan dalam tawuran.
Korban saat ini masih dirawat di rumah sakit di Boyolali akibat luka yang cukup parah.
| Inilah Lawan yang Akan Dihadapi 4 Wakil Jawa Tengah di Liga 4 Nasional |
|
|---|
| Polisi Tangkap Lima dari Enam Pembacok Dua Siswa SMKN 1 Kudus |
|
|---|
| Antisipasi Tawuran, Siswa SMK dan SMA di Kudus Deklarasi Damai |
|
|---|
| Penemuan Harta Karun Abad ke-19 di Boyolali, Warga Cepogo Temukan Keramik Kuno Saat Menggali |
|
|---|
| Petani Boyolali Antusias Ikuti Sekolah Lapang dan Demoplot SRP Program Beras Tangguh |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/Polisi-Tangkap-22-Anggota-Gangster-Remaja-di-Semarang.jpg)