Berita Regional
Ledakan Hancurkan Rumah, Pasutri Tewas, Anak dan Cucu Korban Selamat
Ledakan terjadi di Desa Gadu Timur, Kecamatan Ganding, Kabupaten Sumenep. Pasangan suami istri Mat Saleh (48) dan Asmaniyah (40) tewas.
TRIBUNJATENG.COM, SUMENEP - Ledakan terjadi di Desa Gadu Timur, Kecamatan Ganding, Kabupaten Sumenep.
Pasangan suami istri Mat Saleh (48) dan Asmaniyah (40) tewas.
Rumah mereka hancur akibat ledakan yang menggegerkan warga sekitar.
Baca juga: Penjelasan Polisi Soal Ledakan Truk Tangki Tewaskan Tukang Las Semarang
Kapolres Sumenep AKBP Henri Noveri Santoso mengatakan, kejadian ini berawal saat saksi, Saroh yang sedang tidur mendengar suara ledakan dahsyat.
Saroh yang terbangun karena mendengar ledakan itu lalu mencari sumber ledakan dan akhirnya diketahui berasal dari dapur rumah Matsaleh.
Nahas, Saroh tidak bisa berbuat apa-apa karena pasangan suami istri itu ditemukan tergeletak tak bernapas lagi.
"Tubuh Matsaleh sudah dalam kondisi hancur, sedangkan tubuh Asmaniyah masih utuh.
Namun sudah meninggal," ungkap AKBP Henri Noveri Santoso.
Menurut warga sekitar, Mat Saleh memang dikenal sering membuat petasan dari bahan peledak seperti sreng dor, mercon dan lain-lainnya.
Anak dan cucu korban selamat
Dalam peristiwa ini, ada anak dan cucu korban yang berada di lokasi kejadian.
Mereka selamat.
"Anak dan cucu korban juga ada di dalam rumah, dalam kondisi selamat," ungkap Kasi Humas Polres Sumenep Akp Widiarti Sutioningtyas pada Minggu (22/9/2024).
Saat itu lanjutnya, istri korban (Asmaniyah) sedang memasak di dalam dapur.
Sementara anak dan cucunya berada di dalam kamarnya.
Polisi langsung mendatangi lokasi kejadian dan memasang police line, mengumpulkan serta meminta keterangan saksi.
"Dan tim berkoordinasi dengan Danyon Brimob Pamekasan untuk mengirimkan tim Jibom," ungkapnya. (*)
Artikel ini telah tayang di TribunMadura.com dengan judul Satu Rumah Rata Dengan Tanah, Dua Anak Korban Ledakan di Sumenep Beruntung Selamat
Baca juga: Ledakan Tewaskan 51 Pekerja Tambang Batu Bara di Iran
| Kasus Kekerasan Anak di Daycare Little Aresha Yogyakarta: 13 Orang Jadi Tersangka |
|
|---|
| Kasus Pengasuh Daycare di Yogyakarta Aniaya Anak, Pemkot Siap Lakukan Sweeping dan Penutupan |
|
|---|
| Putus Dominasi Bhayangkara Presisi, Jakarta LavAni Juara Proliga 2026 |
|
|---|
| Awalnya Dikira Kecelakaan, Dua Remaja Tewas di Parit Ternyata Korban Pembunuhan |
|
|---|
| Sosok Suratno, Ketua DPRD Magetan Tertangkap Kamera Nangis saat Ditahan, di LHKPN Tak Punya Motor |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/ilustrasi-petasan_20180526_183620.jpg)