Jumat, 10 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Kota Pekalongan

Upacara dan Teatrikal Bakal Warnai Peringatan Peristiwa 3 Oktober di Pekalongan

Peristiwa 3 Oktober menjadi momen bersejarah yang tak terlupakan, dan selalu diperingati oleh Pemerintah Kota (Pemkot) bersama masyarakat Kota Pekalon

Upacara dan Teatrikal Bakal Warnai Peringatan Peristiwa 3 Oktober di Pekalongan - Pemkot-Pekalongan-3-Oktober.jpg
Dok Kominfo Kota Pekalongan
Pemkot Pekalongan akan menggelar peringatan peristiwa 3 Oktober, di depan Monumen Juang Pekalongan.
Upacara dan Teatrikal Bakal Warnai Peringatan Peristiwa 3 Oktober di Pekalongan - Pekalongan-peristiwa-3-Oktober.jpg
Dok Kominfo Kota Pekalongan
Pemkot Pekalongan akan menggelar peringatan peristiwa 3 Oktober, di depan Monumen Juang Pekalongan.

TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN - Peristiwa 3 Oktober menjadi momen bersejarah yang tak terlupakan, dan selalu diperingati oleh Pemerintah Kota (Pemkot) bersama masyarakat Kota Pekalongan.

Peristiwa masyarakat Pekalongan menyambut proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 1945 muncul permasalahan yang timbul, yakni upaya pengambil alih kekuasaan pemerintah dari tangan Jepang di Kota Pekalongan.

Sebanyak 37 pejuang, yang merupakan masyarakat Kota Pekalongan gugur dan 12 luka-luka dalam pertempuran 3 Oktober 1945 silam.

Momen tersebut tentunya, akan diperingati dengan serangkaian kegiatan upacara, teatrikal, dan sebagainya. 

Hal ini diterangkan Plt Kepala Badan Kesbangpol Kota Pekalongan, M Taufiqu Rochman, Jumat (27/9/2024). 

"Bulan Oktober banyak agenda penting, pada tanggal 1 Oktober akan ada upacara Hari Kesaktian Pancasila, tanggal 2 Oktober Hari Batik Nasional, kemudian tanggal 3 peringatan Pertempuran 3 Oktober," kata Taufiq. 

Pada malam peringatan 3 Oktober, akan digelar malam hari dan tak terlalu berbeda dengan kegiatan sebelumnya.

"Karena, ada kegiatan ini mohon maaf akan ada rekayasa lalu lintas di depan monumen saat upacara peringatan dan teatrikal," imbuhnya.

Taufiq menyebutkan, pihaknya bekerjasama dengan sanggar omah budaya untuk teatrikal, namun tak hanya para pelajar yang turut tapi juga masyarakat dan komunitas teater.

"Kerjasama dengan Sanggar Omah Budaya bukan kali pertama, beberapa kali sudah dilakukan pasalnya mereka sudah paham betul alur cerita yang disampaikan," ucapnya.

Ada 120 orang yang berpartisipasi dalam teatrikal, dan mulai hari Sabtu ini latihan. Kesbangpol juga, sudah rapat checking akhir dengan stakeholder terkait pada hari Rabu lalu seperti dengan Polres Pekalongan, Kodim 0710 Pekalongan, Brimob, Dinhub, dan sebagainya.

"Semoga, acara dapat berjalan lancar dan saat kegiatan tidak hujan. Sehingga, masyarakat Kota Pekalongan dapat menyaksikan sekaligus mengenang perjuangan terdahulu," tambahnya. (Dro)

Baca juga: Susanti Panik! Ada Biawak Panjang 1 Meter di Toko Sembako Jalan Rinjani Cilacap Miliknya

Baca juga: Putri Sedes Sapientiae Semarang Raih Kemenangan Tak Terduga atas Runner Up di Musim Lalu

Baca juga: LKPP RI Dorong Akselerasi Kapasitas SDM Melalui Pendekatan Agile

Baca juga: Ritual Ice Bathing Kunci Kemenangan Perdana Saloku di Honda DBL with Kopi Good Day 2024

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved