Selasa, 28 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Regional

Heboh Penemuan Mayat Membusuk di Atas Pohon Kawasan Bukit Gembok Cinta Sleman

Heboh adanya kabar penemuan mayat membusuk tanpa identitas di Bukit Gembok Cinta, Godean, Sleman, DI Yogyakarta viral di media sosial. 

Editor: m nur huda
IST
Ilustrasi jenazah - Heboh adanya kabar penemuan mayat membusuk tanpa identitas di Bukit Gembok Cinta, Godean, Sleman, DI Yogyakarta viral di media sosial.  

TRIBUNJATENG.COM, SLEMAN - Heboh adanya kabar penemuan mayat membusuk tanpa identitas di Bukit Gembok Cinta, Godean, Sleman, DI Yogyakarta viral di media sosial. 

Kabar tersebut diunggah akun X (sebelumnya Twitter) @merapi_uncover pada Kamis (26/9/2024).

Dalam unggahan, disebutkan bahwa mayat tersebut ditemukan di atas pohon sekitar pukul 12.04 WIB.

Saat ditemukan, mayat berjenis kelamin pria tersebut sudah dalam kondisi membusuk sampai bagian tengkoraknya. Meski demikian, pengunggah tidak memberikan keterangan lebih lanjut mengenai kronologinya.

“12:04 Penemuan mayat di atas pohon , di bukit Gembok cinta jering diperkiraan laki laki, tanpa identitas , sudah membus*k sampai tengkorak,” bunyi keterangan dalam unggahan.

Penjelasan polisi

Kasi Humas Polres Sleman, Iptu Salamun membenarkan adanya penemuan mayat pria membusuk di Bukit Gembok Cinta tersebut.

Salamun menerangkan, mayat tersebut ditemukan pada Kamis (26/9/2024) sekitar pukul 11.00 WIB.

Mayat tersebut ditemukan secara tidak sengaja oleh tim Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Sleman yang akan mengukur tanah di lokasi tersebut. 

“Kemudian saksi melihat seseorang yang tidak dikenal tergantung di pohon jenis talok dalam kondisi sudah membusuk dan wajah sudah tidak bisa dikenali,” ucap Salamun kepada Kompas.com, Sabtu.

Setelah itu, saksi menghubungi petugas Polsek Godean. Polisi lantas segera menuju lokasi kejadian. Selanjutnya, mayat pria itu dibawa ke RS Bhayangkara Sleman untuk dilakukan pemeriksaan forensik.

Terpisah, Kapolsek Godean Kompol Haryanto menuturkan, awalnya pihaknya tidak mendapati kartu identitas korban di lokasi kejadian.

Polisi kemudian menelusuri data laporan orang hilang dan berkoordinasi dengan kepolisian wilayah. 

Akhirnya diperoleh kesamaan ciri-ciri mayat tersebut dengan salah satu orang yang dilaporkan menghilang. Korban adalah W (24) yang merupakan warga Temanggung Jawa Tengah. Ia diduga bunuh diri karena depresi.

"Besar kemungkinan sengaja atau gantung diri. Penyebab awal menurut keluarga, (korban) depresi,” ujar Haryanto kepada Kompas.com, Sabtu.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved