Minggu, 12 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Blora

Empat Rumah di Desa Jeruk Randublatung Blora Ludes Terbakar, Ini Penyebabnya

Kebakaran rumah terjadi di Desa Jeruk, Kecamatan Randublatung, Kabupaten Blora, Selasa (1/10/2024) malam.

Penulis: M Iqbal Shukri | Editor: muh radlis
IST
Petugas pemadam kebakaran saat proses pemadaman api yang membakar rumah warga Desa Jeruk, Randublatung, Blora, Selasa (1/10/2024). 

TRIBUNJATENG.COM, BLORA - Kebakaran rumah terjadi di Desa Jeruk, Kecamatan Randublatung, Kabupaten Blora, Selasa (1/10/2024) malam.


Kasi Trantib Kecamatan Randublatung, Sugiyanto, mengatakan kebakaran rumah itu terjadi sekitar pukul 21.00 WIB.


"Rumah yang terbakar itu milik Suparmin (72), dan rumah milik Lastari (43). Total ada 4 rumah yang ludes terbakar," katanya, kepada Tribunjateng, Rabu (2/10/2024).


Lebih lanjut, Sugiyanto, menjelaskan kronologi Kebakaran rumah tersebut.


Berdasarkan informasi yang diterimanya, kebakaran bermula, ketika Suparmin selesai membuat bediang di rumah belakang untuk ternaknya.


"Lalu setelah itu Suparmin ke rumah bagian depan sembari mengobrol bersama istrinya. Lalu, tiba-tiba dari rumah yang belakang api sudah terlihat membesar. Sontak Suparmin dan istrinya berlari keluar rumah, sekaligus berteriak minta tolong kepada warga," jelasnya.


Kemudian warga sekitar berbondong-bondong datang membantu untuk memadamkan api dengan menggunakan alat seadanya, akan tetapi api semakin membesar. 


"Setelah itu, salah seorang warga melaporkan kebakaran tersebut ke Pemadam Kebakaran Pos Randublatung, untuk membantu pemadaman api,"


"Karena api yang cepat membesar, api menjalar ke rumah milik Lastari, yang posisi rumahnya memang di sebelah rumah Suparmin," terangnya.


Beberapa menit kemudian, petugas pemadam kebakaran sampai di lokasi kejadian. Dan langsung berjibaku memadamkan api bersama warga.


"Setelah api padam, petugas pemadam kebakaran melakukan pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api yang bisa jadi pemicu kebakaran susulan," jelasnya.


Sugiyanto mengatakan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran ini. Hanya saja korban mengalami kerugian material, karena rumah ludes terbakar.


"Untuk nominal kerugian, masih dalam proses perhitungan," terangnya.


Adapun untuk penyebab kebakaran, diduga api berasal dari bediang ternak.(Iqs)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved