Grobogan
Detik-detik 86 Rumah Warga Grobogan Rusak Diterjang Angin Kencang Pada Rabu Petang
86 rumah warga di Kabupaten Grobogan Jawa Tengah rusak diterjang angin kencang pada Rabu (2/10/2024).
TRIBUNJATENG.COM - 86 rumah warga di Kabupaten Grobogan Jawa Tengah rusak diterjang angin kencang pada Rabu (2/10/2024).
Angin kencang itu menerjang dua desa di Kecamatan Toroh, sekitar pukul 17.45 WIB.
Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Grobogan, tercatat 99 rumah di Desa Plosoharjo dan Tambirejo mengalami kerusakan bervariasi akibat diterjang angin berkekuatan dahsyat itu.
Baca juga: Jasa Tirta I Tebar Bibit Ikan dan Tanam Pohon di Waduk Kedungombo Grobogan
Baca juga: Sosok Purnomo, Warga Grobogan Yang Tersesat Hingga Dikira Buronan, Ternyata Depresi Dicerai Istri
Plt Kepala Pelaksana BPBD Grobogan, Endang Sulistyoningsih, mengatakan, sebelum peristiwa angin kencang itu terjadi, hujan deras terpantau mengguyur wilayah Grobogan sejak sore.
Selain menyapu konstruksi puluhan bagian atap rumah warga, angin kencang juga merobohkan sejumlah pohon di perkampungan hingga menutup akses jalan.
Angin kencang juga dilaporkan merusak tempat pemakaman umum (TPU) setempat.
"Hujan disertai angin kencang mengakibatkan genteng rumah bertebaran dan sejumlah pohon tumbang. Tidak ada korban jiwa," kata Endang saat dihubungi melalui ponsel, Kamis (3/10/2024).
Merujuk keterangan Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) BPBD Grobogan, angin kencang telah merusak 86 rumah di Desa Plosoharjo dan 13 rumah di Desa Tambirejo.
Beberapa bangunan di antaranya bahkan remuk tertimpa pohon tumbang. "Mayoritas kerusakan pada bagian atap rumah," katanya lagi.
Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Grobogan bersama Pemdes, TNI, Polri, PMI, relawan, dan warga telah bergotong-royong melaksanakan evakuasi dan pemotongan pohon tumbang.
Selain itu, petugas PLN juga sudah diterjunkan untuk melakukan perbaikan jaringan listrik yang sempat terputus.
"Pagi ini kerja bakti juga digiatkan untuk membersihkan puing-puing, perbaikan kerusakan rumah termasuk penyaluran bantuan logistik," kata dia.
Endang mengimbau kepada masyarakat untuk mewaspadai potensi cuaca ekstrem selama masa transisi peralihan musim kemarau ke penghujan.
BMKG Jawa Tengah sendiri telah merilis prediksi tentang awal musim hujan di wilayahnya yang akan dimulai pada akhir September hingga Oktober 2024.
Pemerintah daerah diharapkan untuk mempersiapkan langkah-langkah mitigasi menghadapi musim hujan. "Masyarakat harus lebih berhati-hati," pungkas Endang. (*)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Angin Kencang Sapu Dua Desa di Grobogan, 99 Rumah Rusak"
| Ribuan Hektare Lahan di Toroh Grobogan Diserang Hama Tikus, Petani Rugi Rp 4 Miliar Lebih |
|
|---|
| Daftar Rumah Rusak Setelah Diterjang Angin Puting Beliung di Desa Tajemsari Grobogan |
|
|---|
| BPBD Grobogan Dirikan Dapur Umum untuk Warga Terdampak Banjir di Tegowanu |
|
|---|
| BREAKING NEWS Tanggul Sungai Tuntang di Grobogan Jebol dan Membanjiri Stren, Warga Diminta Waspada |
|
|---|
| Kronologi Bocah SD Tenggelam di Sungai Lusi Grobogan, Bermain Air Tapi Tak Bisa Berenang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/Angin-kencang-memporak-porandakan-permukiman-dua-desa-di-Kecamatan-Toroh.jpg)