Senin, 13 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Jepara

DPRD Jepara Sarankan Pemkab Sediakan Tempat E Money Sebelum Pelaksanaannya.

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Jepara meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) bisa menyediakan tempat untuk pengisian e-money

Penulis: Tito Isna Utama | Editor: muslimah
TRIBUNJATENG/Tito Isna Utama
Ketua DPRD Jepara, Agus Sutisna saat ditemui di lapangan GBK Jepara. 

TRIBUNJATENG.COM, JEPARA - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Jepara meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) bisa menyediakan tempat untuk pengisian e-money di tempat wisata yang akan diberlakukan e-ticket. 

Demikian yang disampaikan, Ketua DPRD Jepara, Agus Sutisna kepada Tribunjateng, Selasa (5/11/2024).

Diketahui Pemkab Jepara berencana untuk menerapkan E-ticket di enam tempat wisata yang dikelola. 

Namun pelaksanaannya akan dilakukan secara hybrid, yaitu dengan tetap menyediakan tiket secara offline. 

Menanggapi hal tersebut, dia justru menyarankan agar Pemkab Jepara menyediakan tempat untuk pengisian e-money di tempat wisata yang akan diberlakukan e-ticket. 

Ia ingin keberadaannya e-ticket bisa menjadi solusi bagi masyarakat yang belum memiliki kartu untuk membayar tiket masuk secara online atau melalui E-ticket. 

"Sehingga masyarakat yang belum siap menggunakan Qris (pembayaran online), (dinas) pariwisata bisa juga menyediakan tempat pengisian e-money yang disediakan bagi pengunjung yang tidak membawa kartu," kata Agus saat ditemui Tribunjateng di Kantor DPRD Jepara, Selasa (5/11/2024). 

Untuk mekanismenya kata dia, masyarakat atau pengunjung yang belum memiliki kartu untuk membayar e-ticket, membeli kartu terlebih dahulu. 

Kartu tersebut kemudian di top-up atau di isi saldo untuk membayar tiket masuk ke dalam tempat wisata

Solusi tersebut menurutnya cukup relevan. 

Terlebih saat ini, masyarakat sudah banyak yang melakukan transaksi pembayaran menggunakan sistem e-money atau uang elektronik. 

"Sekarang masyarakat sudah sangat populer dengan Qris, dengan E-money sehingga harus mulai disosialisasikan (penggunaan E-ticket) kepada masyarakat,"  ujarnya.

Agus menjelaskan bahwa, usulan untuk menerapkan e-ticket sebenarnya sudah disampaikan oleh DPRD sejak tahun 2019. 

Dengan memakai sistem E-ticket menurutnya juga lebih efisien. 

Kemudian meminimalisir kebocoran anggaran, serta sebagai wujud tranformasi untuk mengikuti perkembangan zaman. 

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved