Berita Nasional
Dr Aqua Dwipayana: Senjata Utama Polisi Adalah Komunikasi
Pakar Komunikasi dan Motivator Nasional Dr Aqua Dwipayana menegaskan senjata utama seluruh anggota Kepolisian adalah komunikasi
KABUPATEN BOGOR---Pakar Komunikasi dan Motivator Nasional Dr Aqua Dwipayana menegaskan senjata utama seluruh anggota Kepolisian Republik Indonesia (Polri) adalah komunikasi. Agar sukses melaksanakan semua tugasnya, perlu memperbaiki dan meningkatkan kemampuan komunikasi seluruh personil Polri.
"Komunikasi merupakan senjata utama Polri. Sebagian besar pekerjaan polisi baik internal maupun eksternal, terkait erat dengan komunikasi," ucap Dr Aqua Dwipayana.
Doktor komunikasi lulusan Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran itu menegaskan hal tersebut saat memberikan paparan di lingkungan Divisi Hubungan Masyarakat Kepolisian Republik Indonesia (Humas Polri). Pria dengan jejaring pertemanan sangat luas itu menyampaikan materi bertajuk
"Pengemban Fungsi Humas Spirit Wawasan Kebangsaan, Cinta Tanah Air, dan Peningkatan Soliditas". Sedangkan tema besar acaranya adalah “Strategi Komunikasi Publik Humas Polri dalam Mewujudkan Pilkada 2024 yang Aman, Damai, dan Kondusif Menuju Indonesia Maju”.
Sharing disampaikan pada Kamis 7 November 2024 di Aston Sentul Lake Resort Jl. Pakuan No. 3 Kabupaten Bogor. Pesertanya adalah seluruh Kepala Bidang (Kabid) Humas dari 34 Polda, Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi
(PPID) satuan kerja Polri sejumlah 27 orang, serta yang terkait dengan fungsi Humas lainnya. Total peserta lebih dari 100 orang.
Cuma, lanjut motivator kawakan itu, sampai sekarang kelemahan utama di Polri adalah komunikasi. Kesalahan yang pernah dilakukan oleh anggota Polri ada yang berulang sehingga berpengaruh pada citra Polri di mata masyarakat.
Dr Aqua Dwipayana sudah sejak lama menegaskan bahwa senjata utama Polri adalah komunikasi. Jika mau sukses dalam melaksanakan semua tugasnya maka para polisi disarankannya untuk mendalami komunikasi.
| Nus Kei Ketua Golkar Maluku Tenggara Tewas Ditikam di Bandara, 2 Pelaku Ditangkap |
|
|---|
| Jusuf Kalla Blak-Blakan Sebut Jokowi Jadi Presiden Karena Dirinya: Kasih Tau Termul Itu |
|
|---|
| KPK Endus Potensi Korupsi KIP Kuliah, Pejabat Diduga Ikut Intervensi 68,7 Persen Kuota Penerima |
|
|---|
| Geger Temuan Kerangka Manusia di Tumpukan Sampah Sungai Citarum, Identitas Belum Diketahui |
|
|---|
| "Ayah" Teriak Gina saat Hanyut Terbawa Arus Sungai, Ditemukan Tewas di Bawah Jembatan Cipaku |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/Aqua-091124.jpg)