Selasa, 19 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Pilkada Jateng 2024

BEREDAR Video Prabowo Dukung Luthfi-Yasin, KPU: Presiden Tak Boleh Kampanye, Andika Bukan Ancaman

Beredar video yang isinya Presiden Prabowo Subianto memberikan dukungan untuk pasangan Cagub dan Cawagub Jateng Ahmad Luthfi-Taj Yasin

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: iwan Arifianto | Editor: Muhammad Olies

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG- Beredar video yang isinya Presiden Prabowo Subianto memberikan dukungan untuk pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur nomor urut 2 Ahmad Luthfi-Taj Yasin.

Rekaman video berdurasi 5:39 menit ini diupload di sejumlah akun media sosial Ahmad Luthfi di antaranya Instagram Ahmadluthfi_official.

Video dukungan Prabowo ini berjudul "Pesan Pak Prabowo untuk Rakyat Jateng" telah ditonton sebanyak 963 ribu pada Minggu (10/11/2024) malam.

Bahkan, video tersebut masuk sebagai konten bersponsor di media sosial YouTube.

Ketika disinggung soal video Presiden yang memberikan dukungan kepada salah satu paslon, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jawa Tengah Handi Tri Ujiono menyebut, kampanye adalah penyampaian visi misi program oleh pasangan calon (paslon) atau orang yang ditunjuk oleh paslon.

Kemudian yang dilarang kampanye adalah pejabat negara di antaranya Presiden, ASN, kepala desa, pejabat BUMN dan sebagainya. Mantan presiden masuk pengecualian karena sudah bukan pejabat negara.

"Kalau sebagai presiden ya tidak boleh berkampanye. Jangan dihubungkan ke video (Prabowo dukung Luthfi-Yasin)," katanya seusai debat Pilgub Jateng putaran kedua di MAC Majapahit, Gayamsari, Kota Semarang, Minggu (10/11/2024).

Baca juga: Kartu Zilenial, Strategi Ahmad Luthfi-Taj Yasin Gaet Generasi Now Agar Tertarik Jadi Petani Muda

Baca juga: JANJI Andika Atasi Kemiskinan di Jateng, Pembangunan Infrastruktur Jadi Penghubung Kota-Desa

Baca juga: ALASAN Taj Yasin Nyanyi Lagu Lir Ilir Sunan Kalijaga Saat Akhiri Debat Pilgub Jateng, Ini Liriknya

Dia enggan mengomentari video tersebut karena video itu entah konteksnya disebut kampanye atau sebaliknya masuk ke ranah Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu).

"Terkait dengan konteksnya apakah disebut sebagai kampanye atau dukungan internal, mungkin bisa ditanyakan kepada Bawaslu terkait hal tersebut," tuturnya.

Tanggapan  Andika Perkasa-Hendrar Prihadi

Calon Gubernur Jateng Andika Perkasa mengaku, tidak merasa terancam kalah atas beredarnya video Presiden Prabowo mendukung pasangan kompetitornya.

"Bukan ancaman. Bahkan kami ingin didukung juga," katanya.

Sebaliknya, Ketua DPD PDI Perjuangan Bambang Wuryanto atau yang akrab disapa Bambang Pacul menyebut, dukungan Prabowo kepada pasangan nomor 2 membuat kubunya khawatir.

Sebab, Presiden adalah kepala negara, kepala pemerintah, panglima tertinggi TNI dan jabatan strategis lainnya. 

"Ini perlu dikasih sedikit catatan saja, bahwa ada sebuah pelajaran baru demokrasi hari ini," terangnya.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved