Minggu, 12 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Semarang

Anggur Muscat Dipastikan Aman Dikonsumsi, BBPOM Semarang Sampaikan Ini

Anggur Shine Muscat asal China belum lama ini viral di media sosial karena kandungan residu kimini, begini kata Kepala BBPOM Semarang.

Penulis: Idayatul Rohmah | Editor: raka f pujangga
Tribun Jateng/Idayatul Rohmah
Anggur muscat tersusun di rak display toko buah Semarang. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Anggur Shine Muscat asal China belum lama ini viral di media sosial, setelah terungkap adanya kandungan residu kimia pada produk tersebut yang ditemukan di Thailand.

Berita ini sempat menimbulkan kehebohan di kalangan konsumen, termasuk di kota Semarang.

Baca juga: Uji Residu Pestisida Anggur Shine Muscat di Jateng, Ini Hasilnya

Kepala BBPOM Semarang, Lintang Purba Jaya mengungkapkan, tim Jejaring Keamanan Pangan Terpadu Daerah di Jawa Tengah telah melakukan pengujian terhadap anggur muscat impor dan hasilnya menunjukkan bahwa produk tersebut negatif dari kandungan pestisida berbahaya.

"Alhamdulillah, kami telah mengambil sampel anggur di beberapa lokasi, dan hasil pengujian menunjukkan bahwa tidak ada temuan pestisida berbahaya yang dilarang dikonsumsi," kata Lintang, Rabu (20/11/2024).

Pengujian ini dilakukan oleh Badan Pangan Nasional dan Dinas Ketahanan Pangan sebagai bagian dari upaya untuk memastikan keamanan pangan di wilayah tersebut.

Dia menyebutkan, Badan POM sebagai bagian dari tim Jejaring Keamanan Pangan tersebut melakukan pencegahan, pemberian informasi, dan pengembangan untuk teknik pengujian secara laboratorium.

Ia menjelaskan, pengambilan sampel dilakukan di beberapa kota besar seperti Semarang dan Surakarta.

Adapun anggur yang diuji adalah produk impor yang dipasok dari Surabaya, Medan, dan Jakarta.

"Artinya beberapa port untuk pemasukan inilah yang menjadi pengambilan sampel, karena dari sumbernya kemudian di daerah," sebutnya.

Kepala BBPOM di Semarang juga menegaskan bahwa meskipun jenis dan merek anggur yang sama telah diuji dan dinyatakan negatif, pihaknya akan terus mengembangkan teknik pengujian laboratorium untuk memastikan keamanan.

Baca juga: Saran Bapanas Sedbelum Knsumsi Anggur Shine Muscat, Sudah Komunikasi dengan 3 Negara

Sementara itu, meski hingga saat ini tidak ada anjuran untuk menghindari anggur impor, pihaknya juga tetap menekankan pentingnya kehati-hatian bagi masyarakat sebelum mengonsumsi anggur.

"Kami menyarankan agar anggur dicuci dengan air bersih dan diperiksa apakah ada kerusakan atau rasa yang tidak biasa. Artinya, kehati-hatian itu yang penting,” tambahnya. (idy)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved