Rabu, 22 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Video

Video Musibah Mobilio Ringsek Tertimpa Tembok Milik Yayasan Semarang

 Seorang perempuan mengalami luka di bagian kepala seiring ambruknya tembok pembatas milik Yayasan Gris Semarang, Kamis (21/11/2024).

Penulis: iwan Arifianto | Editor: Tim Video Editor

Berikut ini video musibah Mobilio ringsek tertimpa tembok milik yayasan Semarang.

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG- Seorang perempuan yang belum diketahui identitasnya harus dilarikan ke rumah sakit lantaran mengalami luka di bagian kepala seiring ambruknya tembok pembatas milik Yayasan Gris Semarang, Kamis (21/11/2024).

Perempuan itu merupakan penumpang mobil Mobilio Silver pelat nomor H1465FG  yang sedang melintas di Jalan Prasetya Abdi Bangsa Gemah Pedurungan, sekira pukul 14.00 WIB.

Tiba-tiba tembok Yayasan Gris Semarang ambruk dan menimpa mobil yang dinaikinya,

Kondisi mobil ringsek berat di bagian kiri. Atap mobil bahkan nyaris tak berbentuk lagi seusai tertimpa material tembok tersebut.

"Korban sudah dilarikan ke rumah sakit Amino, mobil juga ringsek bagian kiri tertimpa reruntuhan tembok," ujar warga Gemah, Deas.

Saat kejadian, mobil tersebut sedang melintas dari barat ke timur.

Korban merupakan penjual telur yang hendak menyuplai barang ke swalayan ADA.

"Korban luka duduk di kiri kemudi. Yang mengemudikan tidak terluka karena duduk di sebelah kanan," terangnya.

Tembok milik yayasan tersebut memiliki panjang sekira 100 meter. Panjang tembok yang roboh sekira 20 meter. 

Sebelum roboh, tembok sudah miring selama bertahun-tahun.

Namun, menurut warga sekitar tidak ada upaya perbaikan dari pihak Yayasan.

Padahal tembok berada persis di sisi utara jalan Prasetya Abdi Bangsa yang dikenal sebagai jalur alternatif yang menghubungkan jalan Fatmawati dan Majapahit.

"Kami sudah berulang kali protes ke Yayasan sejak 5 tahun lalu. Menyurati ke kantor Wali Kota Semarang juga sudah dilakukan, tapi tidak ada tindaklanjutnya," beber Deas.

Penyebab tembok bisa roboh, Deas menyebut karena tanah yang menyangga pondasi tembok sudah tergerus sehingga miring ke arah jalan.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved