Semarang
Antisipasi Pelanggaran saat Masa Tenang, Mbak Ita Minta Hal Ini Dilakukan
Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD).
Penulis: Eka Yulianti Fajlin | Editor: rival al manaf
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) melaksanan kegiatan pemerintahan pasca pilkada. Hal itu untuk mengantisipasi pelanggaran saat masa tenang, termasuk menjaga netralitas.
Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu mengatakan, selama masa tenang pemkot meminimalisir kegiatan. Dia sudah meminta semua dinas menggelar kegiatan pasca pemungutan suara Pilkada 2024.
"Kemarin ada beberapa yang ingin mengadakan kegiatan, saya sampaikan, semua (kegiatan) setelah pilkada, setelah coblosan," tegas Ita, usai apel akbar pengawas pemilihan, di halaman Balai Kota Semarang, Minggu (24/11/2024).
Menanggapi adanya dinas yang yang sempat disebut-sebut turut terlibat saat masa kampanye, Ita meluruskan, hal itu tidak benar. Dia sudah mengimbau seluruh jajaran untuk menggelar kegiatan pasca pilkada.
"Perlu saya tekankan saat melakukan kegiatan, mereka membuat surat dulu. Waktu itu sudah saya sampaikan setelah pilkada. Semua dinas seperti itu. Mungkin sudah kadung membuat undangan," papar Ita.
Ita mengatakan, organisasi kemasyarakatan, keagamaan, dan lainnya, memang biasanya menggelar kegiatan bersama dengan pemerintah. Dia pun menegaskan, kegiatan yang diduga menyeret salah satu dinas saat masa kampanye itu pun tidak memakai anggaran hibah dari pemerintah, melainkan anggaran organisasi masyarakat yang berangkutan.
"Kebiasaan organisasi kemasyarakatan, keagamaan, melakukan kegiatan bersama. Kami sudah menyampaikan bahwa mereka tidak memakai anggaran hibah. Mereka kegiatan sendiri," jelasnya.
Pada momentum apel akbar pengawas pemilihan, Ita pun mengajak seluruh camat untuk hadir dan menyatakan komitmennya menjaga netralitas selama tahapan pilkada. Netralitas ASN ini pun sudah seringkali didengungkan. Bahkan, Pemerintah Pemerintah Kota Semarang sudah menerbitkan edaran terkait netralitas ASN.
"Hari ini ada apel Bawaslu. Kami ajak teman-teman camat ikut turut serta dan tentunya insyaallah ASN akan netral di Pilkada ini," ucapnya. (eyf)
| Dulu Bagian Semarang? Jejak Sejarah Wilayah Demak dalam Arsip Kolonial Belanda |
|
|---|
| Orang Tua Wajib Pantau Gadget Anak, Bocah 16 Tahun di Semarang Pesan Sajam Lewat Instagram |
|
|---|
| Jasa Penggilingan Daging di Pasar Bulu Kebanjiran Pelanggan, Pedagang: Lembur Hingga Malam |
|
|---|
| Distributor Hingga Petani Pemasok MBG di Semarang akan Dapat Pembiayaan Permodalan Melalui Koperasi |
|
|---|
| Pesta Rakyat HUT Kota Semarang Berlangsung Meriah di Simpang Lima |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/Wali-Kota-Semarang-Hevearita-Gunaryanti-Rahayu-menyalami-para-camat.jpg)