Kamis, 9 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Nasional

Kapolres Solok Selatan Diselamatkan Ajudan saat AKP Dadang Tembaki Rumah Dinas

Kabag Ops Polres Solok Selatan AKP Dadang Iskandar memberondong rumah dinas Kapolres Solok Selatan AKBP Arief Mukti.

TribunPadang.com/WahyuBahar
Kabag Ops Polres Solok Selatan AKP Dadang Iskandar yang tembak AKP Ryanto Ulil Anshar dihadirkan saat konferensi pers di Mapolda Sumbar, Sabtu (23/11/2024). 

TRIBUNJATENG.COM - Kabag Ops Polres Solok Selatan AKP Dadang Iskandar memberondong rumah dinas Kapolres Solok Selatan AKBP Arief Mukti.

Dadang melakukannya setelah menembak mati Kasat Reskrim Polres Solok Selatan AKP Ryanto Ulil Anshar.

AKBP Arief Mukti selamat dalam kejadian pada Jumat (22/11/2024) dini hari itu.

Baca juga: Polisi Tembak Polisi di Solok, Ini 3 Dosa AKP Dadang Iskandar, Bekingi Tambang - Dor Mati Koleganya

Menurut Ketua Harian Kompolnas Irjen Pol (Purn) Arief Wicaksono Sudiutomo, AKBP Arief  diselamatkan ajudannya ketika penembakan terjadi.

"Rupanya begitu Kapolres dengan ajudan mendengar ada suara tembakan dua kali itu, ajudan membawa masuk ke ruang tengah, kalau enggak, kena itu," ujarnya, Senin (25/11/2024).

Sewaktu mengecek rumah dinas Kapolres Solok Selatan, Kompolnas menemukan sejumlah bekas tembakan, antara lain di kaca depan, jendela kamar, dan tempat tidur.

 "Yang ada bekas itu kaca depan, itu tembus sampai ke kursi tamu, lalu di tempat tidur, ini ada kacanya. Kaca pertama, kaca kedua, tiga tembakan (jendela kamar), terus saya cek ke dalam tempat tidurnya kena, bolong," ucapnya, dikutip dari Tribun Padang.

Arief mengatakan, Dadang diduga berniat menembak Kapolres Solok Selatan. Namun, hingga sekarang, motif Dadang melakukan perbuatan itu belum terungkap.

Kronologi polisi tembak polisi di Solok Selatan

Kasus penembakan ini terjadi di parkiran Polres Solok Selatan pada Jumat sekitar pukul 00.15 WIB.

Saat penembakan berlangsung, hanya ada dua perwira tersebut di lokasi. Namun, usai mendengar adanya tembakan, personel Polres Solok Selatan mendatangi sumber suara.

Di tempat itu, polisi mendapati tubuh AKP Ulil terkapar.

"Para personel yang mendatangi lokasi tersebut menemukan Kasatr Reskrim yang sudah terkapar. Terdapat dua tembakan di pelipis kanan dan pipi kanan," ungkap Kasi Humas Polres Solok Selatan Iptu Tri Sukra Martin, Jumat.

Anggota polisi lantas membawa Ulil ke puskesmas. Akan tetapi, setiba di lokasi, Ulil sudah meninggal.

Usai menembak mati AKP Ulil dan memberondong rumah Kapolres Solok Selatan, Dadang mengemudikan mobilnya ke Padang untuk menyerahkan diri ke Polda Sumatera Barat.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved