Pemilukada Serentak 2024
Dua TPS di Jateng Gelar Pemungutan Suara Ulang
Dua Tempat Pemungutan Suara (TPS) di wilayah Jawa Tengah menggelar Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada 2024.
TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - Dua Tempat Pemungutan Suara (TPS) di wilayah Jawa Tengah menggelar Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada 2024.
Pernyataan tersebut disampaikan Anggota Komisi Pemilih Umum (KPU) RI, Yulianto Sudrajat saat meninjau pelaksanaan PSU di TPS 1 Kwangsan Kecamatan Jumapolo Kabupaten Karanganyar pada Sabtu (30/11/2024) siang. Drajat sapaan akrabnya didampingi Ketua KPU Jateng, Handi Tri Ujiono.
Drajat menyampaikan, dua PSU di Jawa Tengah masing-masing berada di Kabupaten Karanganyar dan Kabupaten Pemalang. PSU digelar lantaran adanya kesalahan teknis dari penyelenggara.
"Tetapi apapun namanya, semua dapat perhatian penuh dari KPU RI, agar proses PSU yang kita laksanakan hari ini, juga berjalan lancar, aman dan tentu kami mengharapkan partisipasi juga dari warga pemilih untuk tetap menggunakan hak pilihnya meskipun ada pemungutan suara ulang," katanya kepada Tribunjateng.com, Sabtu siang.
Terkait partisipasi pemilih, terangnya, biasanya menurun mengingat masyarakat tetap konsentrasinya pada pemungutan dan penghitungan suara Pilkada Serentak pada Rabu (27/11/2024) kemarin. Dari hasil pemantauan di TPS 1 Kwangsan, jelas Drajat, hampir separuh pemilih sudah menyalurkan hak pilihnya.
"Saya rasa kalau sudah lebih dari separuh, saya rasa sudah cukup bagus, karena situasinya pemungutan suara ulang," ungkapnya.
Dia menambahkan, secara keseluruhan di Indonesia ada 231 pemungutan ulang terdiri dari PSU, Pemungutan Suara Lanjutan (PSL) dan Pemungutan Suara Susulan (PSS).
"Kemarin tercatat 231 PSU dikarenakan satu, karena terjadi beberapa daerah bencana alam. Terus kemudian terganggunya proses distribusi logistik karena gangguan keamanan di beberapa daerah di Papua," terangnya.
Saat disinggung terkait penyebab terbanyak digelarnya PSU, menurut Drajat, lebih dikarenakan bencana alam. Seperti banjir yang melanda 5 kabupaten/kota di Sumatera Utara. Kendati demikian, logistik untuk Pilkada Serentak kondisinya aman sehingga tinggal melakukan jadwal ulang pemungutan suara.
"Lha kalau yang terjadi beberapa daerah di Papua, memang karena sebagian karena keamanan dan itu pun logistiknya dalam posisi aman, karena tetep kita tahan dulu di PPK-nya. karena ada situasi gangguan keamanan," jelasnya.
KPU RI telah berkoordinasi dengan kepolisian dan instansi terkait baik tingkat provinsi dan kabupaten/kota agar pelaksanaan pemungutan suara berjalan lebih baik. Dia menambahkan, batas waktu penyelenggaraan pemungutan suara ulang maksimal 10 hari pasca kondisi pemungutan dan penghitungan suara kemarin.
Sementara itu Ketua KPU Jateng, Handi Tri Ujiono mengungkapkan, ada dua TPS yang menggelar PSU di Jateng dari total 56.812 TPS.
"Itu karena teknis, bukan karena pelanggaran," jelasnya. (Ais).
Baca juga: Tabel Angsuran BRI NON KUR dan KUR 30 NOV: Brosur Cicilan Bunga Max 1 Persen/Bulan
Baca juga: Chord Kunci Gitar Seberapa Jauh Ku Melangkah Maudy Ayunda, OST Moana
Baca juga: Inilah Gambaran Weton Sabtu Legi 30 November 2024: Watak, Jodoh dan Rezeki
Baca juga: Chord Kunci Gitar Jauh di Sana Lyodra feat Te Vaka, OST Moana 2
| Inilah Alasan Bawaslu Kota Semarang Beri Rekomendasi PSU di TPS 13 Lamper Tengah |
|
|---|
| KPU RI Akui Partisipasi Pemilih di Pilkada Serentak 2024 Rendah, Golput di Jateng 26,44 Persen |
|
|---|
| Bawaslu Kota Semarang Temukan 59 Surat Suara tak Dipakai Hilang di Wonodri dan Kelebihan 1 di Lamper |
|
|---|
| Unik ! Petugas TPS di Kabupaten Blora Gunakan Jubah untuk Tarik Minat Masyarakat agar Gunakan Haknya |
|
|---|
| Unik! Petugas KPPS di TPS 18 Desa Bojong, Cilacap Kenakan Seragam Sekolah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/Yulianto-Sudrajat-didampingi-Ketua-KPU-Jateng.jpg)