Sabtu, 11 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Otomotif

Waspada Risiko Pakai Tunda Mengganti Ban yang Sudah Aus, Rawan Kecelakaan

Seiring pemakaian, ban mobil akan mengalami penurunan kualitas, akibat berkurangnya usia pakai

Editor: rival al manaf
davinadiaries.com
Ilustrasi ban kendaraan yang benjol. 

TRIBUNJATENG.COM - Seiring pemakaian, ban mobil akan mengalami penurunan kualitas, akibat berkurangnya usia pakai, atau pun aus karena selalu bergesekan dengan permukaan jalan.

Sebelum melakukan perjalanan libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), konsumen wajib mengganti ban mobil yang sudah jelek.

Berikut, risiko menggunakan ban jelek saat perjalanan libur Nataru.

Hardi Wibowo, pemilik bengkel mobil Aha Motor Yogyakarta mengatakan, berlibur dengan ban mobil jelek bisa menimbulkan sejumlah risiko, yang membahayakan keselamatan penumpang atau pengguna jalan lain.

1. Pecah Ban

“Ban yang sudah aus atau memiliki kerusakan (seperti retakan, kebocoran, atau benjolan) berisiko pecah saat digunakan dalam perjalanan jauh,” ucap Hardi kepada Kompas.com, Senin (2/12/2024).

Hardi mengatakan, pecah ban bisa terjadi karena beban berat atau suhu tinggi ketika mobil melaju dengan kecepatan tinggi, terlebih lagi di siang yang terik.

“Dampaknya, bisa menyebabkan kecelakaan serius, terutama jika terjadi di jalan raya yang ramai atau pada kecepatan tinggi,” ucap Hardi.

2. Kehilangan Kendali

Hardi mengatakan, ban jelek bisa mengurangi cengkeraman atau traksi mobil terhadap jalan, terutama pada kondisi cuaca buruk seperti hujan atau jalan licin.

“Ini meningkatkan risiko tergelincir atau kehilangan kendali saat bermanuver, ada juga risiko mobil terkena aquaplaning, yakni kondisi roda tak menapak permukaan jalan karena adanya hambatan air,” ucap Hardi.

3. Pengereman Tidak Efektif

Menurut Hardi, ban yang sudah aus atau botak akan membuat jarak pengereman mobil lebih panjang, dengan kata lain akurasinya berkurang.

“Dalam kondisi darurat, mobil dengan ban jelek akan lebih sulit berhenti dengan jarak tepat, ada potensi roda selip, yang meningkatkan risiko kecelakaan,” ucap Hardi.

4. Peningkatan Risiko Kecelakaan

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved